MUI Jabar Sambut Baik Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi

Politik  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 20:25:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

MUI Jabar Sambut Baik Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi
RMOLJabar. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat menyambut baik atas terpilihnya ketua pusat MUI, KH Mar'uf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) dari Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Achyar saat ditemui RMOLJabar di kantor MUI, Jalan R.E Martadinata, Bandung, Jum'at, (10/8).

"MUI Jabar begembira, bersyukur, berterima kasih, Pak Jokowi punya perhatian besar kepada ulama," ucapnya.

Rafani mengungkapkan, dipilihnya kiai Ma'ruf Amin sebagai bukti untuk meredam isu-isu yang sering dialamatkan pada sang presiden terkait tidak pro Islam.

"Untuk meredam kecenderungan politik identitas, politik identitas ini dalam beberapa bulan terakhir kan menguat kalau tanpa kendali memudahkan konflik, ujaran kebencian, fitnah, gibah, di antaranya pak Jokowi dituduh anti Islam, anti ulama," ungkapnya.

Selanjutnya, Rafani menambahkan Kiai Ma'ruf Amin merupakan Ulama besar dan memiliki kapabilitas yang sangat mumpuni dari segala aspek mulai dari keilmuan, nasab (keturunan), politik.

"Beliau (Kiai Ma'ruf Amin) ini kan bukan ulama sembarangan, beliau ini ulama besar, jadi tepatlah keputusan Pak Jokowi," tuturnya.

Rafani juga menegaskan, meskipun kiai Ma'ruf Amin ketua MUI pusat, pihaknya memastikan netralitas MUI sebagai organisasi non politik dan sebagai wadah berkumpulnya para Ulama.

Namun, Rafani tidak melarang jika sebagai individu ada anggota MUI Jabar yang akan mendukung Kiyai Ma'ruf Amin.

"Secara kelembagaan MUI insya Allah tidak akan terseret ke poliik praktis, bahwa figur beliau yang terpilih, itu sesuai dengan hak politik dan demokratis, tapi karena beliau sudah dipilih sebagai cawapres, personal MUI silahkan saja mendukung, secara personal atau individu," ujarnya.

Rafani berharap, masing-masing capres-cawapres untuk dapat berkompetisi secara sehat tanpa adanya politik hitam, isu-isu yang dapat memecah belah bangsa Indonesia.

"Menurut kami, masing-masing kubu menjaga diri, silakan berkompetisi secara sehat dan fair, kesantunan, ya sudah, sekarang berkompetisi saja, program seperti apa, para pendukung, membantu, tapi dalam koridor aturan, hukum, serta proses pilpres baik, hasilnya juga baik," pungkasnya. [ald]


Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
BENANG MERAH (EPS.151): Tak Ada Paslon Yang Tak Retak