Harga Ayam Potong Mulai Stabil

Ekbis  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 20:55:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Harga Ayam Potong Mulai Stabil

Ist

RMOLJabar. Berada dikisaran Rp 35 ribu perkilogram. Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di wilayah Purwakarta menjelang Idul Adha kembali normal.

Sebelumnya harga daging ayam tersebut mencapai Rp 40-45 ribu perkilogram.

"Kalau untuk harga saat ini Alhamdulilah normal, tapi gak tau sebentar lagi kan mau lebaran haji biasanya harga naik lagi," kata Andri (21), salah satu pedagang ayam potong di Pasar Rebo, Purwakarta, Jumat (10/8).

Normalnya harga ayam potong, kata Andri, ada keberkahan tersendiri bagi pedagang juga pembeli. Sebab Jika sebelumnya pedagang banyak yang gulung tikar akibat harga beli ayam potong dari bandar tinggi, kini banyak pedagang yang kembali berjualan. Begitupun dengan pembeli, masyarakat cenderung beralih belanja kebutuhan lain dari pada membeli ayam potong.

"Mending harga normal, kalau masih harga mahal banyak pedagang yang tutup karena besarnya modal tapi pembeli sepi, tapi sekarang Alhamdulilah pedagang ramai pembeli pun ramai," jelas Andri.

Sementara itu menurut pedagang ayam potong lainnya, Jaja (30) yang mengatakan kenaikan harga biasanya dimulai dari bandar atau perusahaan yang jadi pemasok ayam potong ke pedagang eceran di pasar.

Jika sebelumnya pedagang menguras habis modal saat harga ayam potong naik, saat ini pedagang kembali bisa pulihkan modal bahkan menabung.

"Naik atau turunnya harga itu kan tergantung bandar kita hanya menyesuaikan harga saja kalo harga jual ke masyarakat. tapi alhamdulilah karena harga kembali normal saya bisa nabung lagi gak seperti waktu mahal, uang habis di modal saja sementara pembeli sepi," kata Jaja.

Menananggapi hal tersebut, Disperindag Purwakarta bersama UPTD dan Dinas terkait terus lakukan upaya pembinaan dan pengawasan langsung secara kontinyu terhadap distributor. Hal itu dilakukan demi terciptanya stabilitas harga dan pasokan di masyarakat.

"Bersama UPTD dan Dinas terkait sebenarnya kita terus lakukan upaya pembinaan dan pengawasan secara langsung terhadap pemasok agar harga dan stok di masyarakat tetap stabil," ujar Kabid Perdagangan Disperindag Purwakarta Wita Gusrianita dalam sambungan selulernya.

Diakui Wita, kenaikan harga memang kerap terjadi menjelang lebaran, hal itu terjadi akibat tingginya permintaan hingga membuat harga penawaran pun turut naik.

"Memang seperti itulah mekanisme pasar yang terjadi saat ini, tapi mudah-mudahan menjelang sampai sesudah Idul Adha harga harga tetap stabil dan kita terus upayakan semuanya tetap stabil sesuai harapan kita semua," pungkasnya. [ald]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00