Ternyata, Kaum Hawa Indonesia Takut Jualan Online

Ekbis  MINGGU, 19 AGUSTUS 2018 , 18:21:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Ternyata, Kaum Hawa Indonesia Takut Jualan Online
RMOLJabar. Ada kabar menarik datang dari dunia e-commerce. Bukan kaum hawa yang mendominasi jualan online di era serba teknologi ini, tetapi kaum adam.

Berdasarkan data yang dihimpun Bukalapak, dari 3 juta pelapak di seluruh Indonesia, kaum hawa hanya memiliki prosentase 20 persen. Sedangkan dari 4.000 pelapak yang tergabung dalam komunitas, 1/4 diantaranya adalah kaum hawa.

Melihat masih minimnya minat kaum hawa, Bukalapak mengajak mereka untuk terjun berbisnis di dunia online. Tak hanya itu, Bukalapak juga siap menyediakan wadah bagi mereka melalui komunitas yang tersebar di 103 kabupaten/kota yakni Srikandi Bukalapak.

"Banyak perempuan Indonesia yang masih takut jualan. Bukalapak adalah marketplace yang peluangnya terbuka luas, juga dilindungi policy (undang-undang)," kata Community Program Manager Bukalapak Mayang Puspita di sela-sela Talkshow and Beauty Class Komunitas Srikandi Bukalapak di Bandung, Sabtu (18/8).

Menurutnya, Bukalapak membuka peluang begitu besar kepada kaum hawa yang ingin meningkatkan bisnisnya. Secara riil, diharapkan mereka dapat meningkatkan kemampuan ekonominya.

Salah satu upaya yang dilakukan Bukalapak adalah dengan melakukan roadshow ke beberapa kota di Indonesia. Setelah sukses diselenggarakan di Jakarta, Yogyakarta, dan Makassar, Srikandi Bukalapak di Bandung memilih menggelar Talk Show and Beauty Class dengan menghadirkan Eva Sri Rahayu (penulis buku), Dhidi Azalia (Beauty Enthusiast), Ignatius Eric Cahya Saputra (Director Ninja Xpress), dan Tjoan Beng dan Albert Suryadinata (Region Head OCBC).

Dia menjelaskan, kegiatan itu bukan semata-mata keinginan dari Bukalapak. Akan tetapi, secara assesment dan polling yang dibutuhkan mereka adalah talkshow dan beauty class.

"Walaupun sibuk mengurus keluarga dan bisnis online, perempuan harus tetap bisa memperhatikan dirinya agar selalu tampil prima. Kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu para pelapak perempuan di Bandung agar lebih mengerti kebutuhan fashion dan beauty yang sesuai dengan karakter dan aktivitasnya sehari-hari," tutup Mayang. [aga]

Komentar Pembaca
Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00