Aksi Moge Jokowi, Pengamat: Kombinasi Kreatifitas Yang Bagus

Politik  MINGGU, 19 AGUSTUS 2018 , 21:52:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Aksi Moge Jokowi, Pengamat: Kombinasi Kreatifitas Yang Bagus

Eman Sulaeman Sahri

Pengamat Pemerintahan, Eman Sulaeman : Aksi Moge Jokowi, Kreativitas Berkombinasi.






RMOLJabar. Aksi Presiden RI Jokowi menggunakan motor gede (Moge) mengundang kontroversi. Satu sisi menuai apresiasi, di sisi lain masyarakat ada juga yang mempolitisasi.

Cuplikan video Jokowi semalam yang sangat viral di medsos, menarik banyak perhatian publik. Tak hanya di Indonesia, akrobat Jokowi bergaya Freestyle saat mengendarai moge menjadi trending topic di luar negeri, salah satunya di Korea.

Jokowi menggunakan moge milik Paspamres berjenis Yamaha FZI. Pertama kali Jokowi mengendarai Moge saat Ia bersama rombongan terjebak macet di jalan. Seketika, Jokowi meminjam moge paspampres sekaligus helm berwarna hitam.

Orang nomor 1 di Indonesia ini, langsung tancap gas, melaju dan berada di atas segerombolan massa penggembira Asian Games yang hendak menuju SUGBK. Sontak, para penggembira terkejut. Mereka terkesima melihat Jokowi begitu lincahnya mengendarai Moge di ketinggian, bak aktor perfilman.

Tak hanya itu, Jokowi pun sesekali menunjukkan jiwa sosial manakala dihadapi sekelompok pelajar dan seorang guru yang hendak menyebrang jalan. Lebih dari itu, Jokowi juga layaknya aktor Freestyle motor trail. Jokowi melakukan atraksi freestyle motor trail dengan Stoppie, mengerem mendadak ketika berada di gang sempit dan hampir bertabrakan dengan bajaj.

Dijelaskan oleh Executive Creative Director Opening dan Closing Ceremony Asian Games 2018 Whisnutama Kusubandio bahwa pembuatan akting itu hanya dipersiapkan selama sehari dengan tujuan menghibur.

Meski demikian, adegan viral Jokowi membuat masyarakat terbelah menjadi 2 gelombang. Sebagian terhibur dan simpatik dengan Jokowi. Mereka menilai Jokowi sebagai Kepala Negara yang merakyat, gesit, cepat dan tanggap dengan kondisi bangsa dan negara. Jokowi membuka ruang-ruang bagi para kreator menuangkan ide dan gagasannya.

Di lain pihak, ada pula yang menilai berbeda. Adegan Jokowi mengendarai Moge dianggap sebagai sebuah pencitraan. Mereka menarik-narik Atraksi Moge Jokowi ke ranah politik. Hingga dicari-cari titik kelemahannya.

Direktur Eksekutif Gerbang Informasi Pemerintahan (GIP) Eman Sulaeman Sahri menilai, justru pertunjukkan Freestyle Jokowi menunjukkan keberhasilan dua pihak, selain Jokowi selaku Presiden tetapi juga team kreator. Karena, kata Ia, pembuatan film itu hanya dipersiapkan dalam waktu 1 hari dan itu pun mendadak.

"Saya kira pertunjukan pada acara Opening Ceremony Asian Games yang cukup heboh ini adalah keberhasilan penampilan, bukan saja Jokowi, tapi lebih tepat lagi adalah team kreatif di belakangnya. Diantaranya ada Wisnutama, dkk," ungkap Direktur Eksekutif GIP Eman Sulaeman Sahri kepada RMOL Jabar, Minggu (19/8) malam.

Kata Eman, selain menampilkan aksi semacam akrobat ala hollywood yang memberi kesan kegesitan yang handal, tak lupa team kreatif menyisipkan adegan humanis.

"Jokowi berhenti untuk menghormati anak-anak pramuka yang hendak menyeberang, bahkan Jokowi turun dan mempersilakan anak-anak tersebut," ucapnya.

Eman menjelaskan, perpaduan antara atraksi Freestyle motor traile merupakan rangkaian cerita yang sempurna. "Kombinasi adegan aksi dan humanis ini secara 'skenario' adalah kombinasi yang bagus," terangnya.

Ia menambahkan, baik acara pembukaan ataupun acara Asian Games, secara keseluruhan itu memang bertujuan untuk membangun kegembiraan, persahabatan dan sportifitas. Warga Negara yang baik, tentu memberikan semangat dan dukungan agar putra-putri bangsa bisa meraih prestasi cemerlang dan gemilang di ajang Asian Games.

"Jadi sebagai warga negara Indonesia mestinya kita turut gembira dan bersyukur negara kita bisa menyelenggarakannya secara baik dan profesional. Jika ada yang terganggu dengan prestasi bangsa kita, yang seharusnya kita syukuri, maka mungkin ada yang salah pada kacamatanya," pungkasnya. [yud]






Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB