BPPOM Jabar Waspadai Peredaran Kosmetik Dan Obat Ilegal Di Bandung

Peristiwa  SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 11:57:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

BPPOM Jabar Waspadai Peredaran Kosmetik Dan Obat Ilegal Di Bandung
RMOLJabar. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Jawa Barat mengantisipasi peredaran kosmetik dan obat tradisional ilegal masuk ke Kota Bandung. Temuan ini setelah belum lama ini gudangnya digerebek petugas di kawasan Pergudangan Surya Balaraja, Serang, Banten.

Kepala BBPOM Jabar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa mengatakan, di beberapa wilayah di Jawa Barat telah ditemukan produk kosmetik dan obat ilegal yang kandungan bahan bakunya sama dengan apa yang ditemukan di sebuah gudang di Serang, Banten.

"Di Serang ada satu gudang produk impor baik bahan baku maupun produk jadi kosmetik dan obat ilegal yang ditengarai sudah didistribusikan ke Jabar. Itu yang kami telusuri dan cari hingga hilir agar produk berbahaya itu tidak dipergunakan oleh masyarakat," terangnya, Senin (20/8).

Pihaknya sudah menemukan produk-produk impor ilegal yang mirip dengan yang ditemukan di Serang, Banten, di daerah Cirebon, Purwakarta, dan Bandung. Produk itu telah didistribusikan ke warung dan kios-kios di masyarakat.

"Untuk itu pendalaman ini tidak hanya dilakukan ke hilir tapi juga ke hulu untuk mencari tahu siapa yang mendistribusikan produk-produk tersebut,"katanya.

Menurutnya, pengawaaan obat dan makanan yang dilakukan pihaknya sebagai unit pelayanan teknis Jabar tidak hanya memeriksa sarana pengawasan retail dan warung. Pengawasan juga dilakukan dari hulu ke hilir yang mencakup pemeriksaan sarana distribusi dan produksi.

"Terlebih dengan adanya trend penjualan secara online maka potensi masuknya barang impor illegal semakin tinggi,"paparnya.

Belum lagi dengan berkembangnya teknologi imformasi dan transportasi  barang, membuat pihaknya harus semakim intensif dalam pengawasan. Sebab banyak produk ilegal baik di suplier maupun distributor, yang memang ada linknya dan tidak berdiri di satu provinsi saja.

Tidak aneh ketika produk itu telah masuk ke DKI maka bisa langsung cepat menyebar ke seluruh Indonesia melalui jalur pelabuhan atau jalur tikus.

"Pengawasan ini yang harus diperketat dan tidak bisa dilakukan kami saja tapi juga kepolisian,  kejaksaan, bea cukai, Dinkes, Disperindag, dan juga masyarakat," tuturnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf meminta agar BBPOM Jabar tidak hanya fokus kepada pengawasan di retail saja. Adanya temuan tiga gudang penyimpan kosmetik dan obat tradisional ilegal di kawasan Pergudangan Surya Balaraja, Serang, Banten pada Senin (6/8), menandakan ada pemain besar dalam kasus ini.

"Saya minta petugas jangan hanya mau berburu di kebun binatang saja, tapi pemasok dan supliernya yang harus ditangkap dan di Jabar itu ada," tegasnya. [bon] 

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB