Purwakarta Dikepung Potensi Kebakaran

Peristiwa  SENIN, 20 AGUSTUS 2018 , 15:32:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Purwakarta Dikepung Potensi Kebakaran
RMOLJabar. Angin kencang dimusim kemarau, memudahkan titik api membesar dan membakar benda disekitarnya. Warga Purwakarta diminta lebih waspada terhadap potensi-potensi kebakaran di wilayah masing-masing.

Sejak awal Agustus lalu, tercatat 6 peristiwa kebakaran di sejumlah lokasi berbeda di wilayah di Kabupaten Purwakarta.

Anyar terjadi, Senin 20 Agustus 2018 pagi sekira pukul 07.00 Wib, diduga akibat percikan api yang muncul dari korsleting listik dari sebuah tv rusak.

Akibatnya, rumah milik Yanto (50), yang berlokasi di Kampung Lio Desa Anjun, Kecamatan Plered, Purwakarta, nyaris ludes dilalap si jago merah.

Kepala UPTD Damkar Purwakarta Poswil I, Nanan Sunandar, mengatakan, peristiwa yang menimpa sebuah bangunan dengan luas tanah 100 meter persegi.

"Api yang muncul diduga kuat bersumber dari korsleting listrik," kata, kepada awak media.

Menurutnya, api berhasil dipadamkan oleh Damkar dengan dibantu oleh pihak warga sekitar satu jam dengan menerjunkan satu unit mobil Damkar Pancar KR 02.

"Setibanya di tempat kejadian perkara kami segera melakukan proses pemadaman dengan cara pemotongan jalur api (penyekatan) dan pendinginan," kata Nanan.

Meski tidak ada korban jiwa, namun peristiwa tersebut menimbulkan kerugian materi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Kerugian materi ditaksir mencapai Rp200 juta," tuturnya.

Terpisah, Kapolsek Plered AKP Slamet Harijanto mengatakan, usai mendapat informasi tersebut pihaknya langsung menerjunkan sejumlah anggotanya untuk membantu dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

"Polsek Plered setelah menerima ada suatu kejadian akan langsung menerjunkan anggota secepatnya untuk memberikan rasa aman dan  pelayanan yang terbaik untuk warga masyarakat di wilayah hukum Polsek Plered," ujarnya.

Seperti diketahui peristiwa kebakaran yang pertama terjadi pada tanggal 1 Agustus 2018 yaitu akibat konsleting listrik, rumah kontrakan milik Cucun (30) warga Desa Rawasari Kecamatan Plered, ludes terbakar kerugian ditaksir mencapai 300 juta.

Kemudian pada hari Selasa tanggal 7 Agustus 2018, sebuah gudang toko bangunan di Kampung Tegal Kalapa Desa Citeko Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, ludes dilalap si jago merah. Diduga, api yang membakar gudang material itu berasal dari pembakaran kerugian di taksir mencapai ratusan juta.

Lalu pada, Rabu 8 Agustus 2018 lalu, sebanyak lima ruang kelas SMP Negeri 10 yang berada di Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta ludes terbakar.

Belum di ketahui penyebab pasti terbakarnya sarana belajar tersebut, namun dugaan sementara kebakaran itu berasal dari  percikan api yang kemudian membakar atap ruangan yang terbuat dari injuk. Kerugian sendiri di taksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kemudian, pada tanggal 9 Agustus 2018, sebuah pabrik produksi plastik printing milik PT. ILUPA  yang berlokasi di Jalan Raya Bungursari, tepatnya di Desa Sukawangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta ludes terbakar akibat mesin produksi meledak.

Dalam insiden ini dua orang mengalami luka bakar yaitu Sahidin Karyawan perusahaan, Serta Asep Nurya Holis seorang anggota regu 2 poswil 3 Cikopo.

Lalu peristiwa serupa terjadi pada Kamis 16 Agustus 2018 lalu di Kampung Datar Tengah Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta yaitu rumah milik Holid (50) ludes diduga akibat percikan api konsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi ditaksir mencapai 70 Juta Rupiah. [nie]



Komentar Pembaca
Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00