Sebelum Ditemukan Tewas, Ella Terkunci Berdua Dalam Rumah

Peristiwa  SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 , 20:14:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Sebelum Ditemukan Tewas, Ella Terkunci Berdua Dalam Rumah

Ella Nurhayati/RMOLJabar

RMOLJabar. Polisi masih mendalami penyebab kematian Ella Nurhayati (42) pegawai Bank BRI yang ditemukan tewas dengan 23 luka tusukan di rumahnya Kampung Pangragajian RT.03 RW.09 Desa Kayu Ambon, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Selasa (11/9) siang.

"Kami belum bisa menyimpulkan korban pembunuhan, kami masih kumpulkan bukti dan keterangan saksi,"ungkap Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra usai melakukan olah TKP di Lembang, Selasa (11/9) sore.

Dari hasil identifikasi, terang dia, ditemukan luka terbuka di sekujur tubuh korban. Luka itu diakibatkan tusukan benda tajam.

"Ditemukan satu bilah pisau disekitar tubuh korban, masih didalam rumah," katanya.

Hasil keterangan lima saksi, pada saat kejadian korban hanya berdua dengan anaknya berusia 16 tahun. Anak tersebut diketahui anak dengan berkebutuhan khusus.

"Keterangan saksi yang pertama kali masuk rumah, keadaan pagar masih digembok," ujar dia.

Niko menambahkan, dari hasil olah TKP diketahui tidak ada barang milik korban yang hilang. Kondisi rumah juga masih utuh tidak ada ciri dibobol.

Atas persetujuan keluarga, jasad korban diautopsi untuk mengetahui penyebab utama kematian korban.

"Kami masih dalami termasuk melakukan autopsi, dan mengumpulkan keterangan saksi," tandasnya.

Saksi yang kali pertama melihat korban, Deni Irawan (36) mengaku, saat akan masuk dalam rumah pagar masih digembok. Anaknya yang terus berteriak bahkan yang membantunya membawa kunci gembok.

"Saya bilang bawa kunci ke ibu, anak itu pun bergegas membawa kunci sambil terus berteriak Gogog," katanya.

Pintu pagar pun terbuka, Deni segera memeriksa bagian belakang rumah karena dikira ada anjing liar masuk ke dalam rumah. Saat coba dibuka pintu belakang masih dalam keadaan terkunci.

"Saya bilang mana gak ada anjing, terus anak itu bilang mama gogog, mama gogog," tuturnya.

Ia pun kemudian memutar arah menuju pintu depan, kaget bukan kepalang Deni melihat korban terkapar bersimbah darah di ruang tamu.

"Pas dibuka saya kaget banyak darah dan korban sudah terkapar," ucapnya.

Penelusuran RMOLJabar di laman Facebook milik korban, Ella yang telah lebih dari 20 tahun menjanda, memajang kebersamaan dengan anaknya di foto sampul

Dalam kolom komentar, ada yang berkomentar bahwa anaknya kini sudah dewasa. Dengan balasan berbahasa sunda, Ella menyebut bahwa anaknya telah menjadi sobat. [yud]



Komentar Pembaca
Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00