Lebih Untung, Petani Sayur Lembang Beralih Ke Jeruk Lemon

Ekbis  RABU, 12 SEPTEMBER 2018 , 11:05:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Lebih Untung, Petani Sayur Lembang Beralih Ke Jeruk Lemon

Jeruk Lemon/net

RMOLJabar. Sejumlah petani di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, memilih untuk mengganti tanaman sayuran dengan Jeruk Lemon. Disamping lebih mudah mengurusnya, budidaya Jeruk Lemon dianggap lebih potensial dan menguntungkan.

Seorang petani asal Desa Wangunharja, Arifin menuturkan, sejak tiga tahun lalu dia mulai menanam pohon lemon di lahan pertanian seluas sekitar dua hektare miliknya. Dengan harga bibit satu pohon Rp20.000, terdapat sekitar 1.500 pohon lemon yang kini bisa dia panen setiap hari.

"Dulu sayur, diganti lemon karena perawatannya lebih mudah. Kalau menanam sayur itu kan harus bongkar pasang. Maksudnya, ketika sudah dipanen harus menanam lagi. Sementara lemon itu sekali menanam pohon bisa sampai lebih dari 10 tahun dipanen," katanya, Rabu (12/9).

Dengan masa tanam di Lembang sekitar 10 bulan, menurut dia, pohon lemon bisa langsung dipanen. Dari 1.500 pohon tersebut, dia mengaku dapat memanen lemon hingga sebanyak satu ton setiap harinya.

Ada empat jenis lemon yang ditanam, dia menyebut di antaranya ialah lemon california, lemon jus dan nipis jumbo.

Arifin enggan menyebut omzet yang diperoleh, tetapi mengaku bahwa lemon dengan kualitas yang bagus dijual Rp15.000-Rp17.000 per kilogram, sedangkan lemon lainnya dijual Rp10.000-Rp12.000 per kilogram.

"Omzetnya lumayan lah. Saya bisa panen setiap hari. Beda dengan sayuran, misalnya, kalau kemarau ya berhenti," katanya.

Dia menuturkan, harga jual lemon juga relatif stabil dan tidak pengaruh oleh faktor cuaca. Melalui suplier, lemon yang dia produksi dijual ke Jakarta, Malang sampai Bali.

"Paling kalau ada banyak impor lemon, baru harga jual lemon ikut terpengaruh," ujar dia.

Lantaran dianggap menguntungkan, Arifin kemudian menambah lahan budidaya lemon seluas sekitar tiga hektar. Saat ini di lahan itu dia belum mulai memanen karena baru ditanami pohon. Dengan permintaan pasar yang cukup banyak, ke depan dia pun berencana menambah lagi lahan untuk lemon.

"Banyak keuntungannya. Saya berencana menambah lagi, tapi masih mau menanam sayuran. Biaya perawatan buat lemon juga enggak banyak, beda dengan sayuran. Buat obat-obatan sebulan dua kali, pemupukan enam bulan sekali. Buat obat, untuk dua hektare paling habis sekitar Rp1 juta. Jadi, sebulan itu sekitar Rp2 juta," katanya.(feb)

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00