Pembangunan Industri Nasional Lambat, Efeknya Rupiah Lemah

Ekbis  KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 03:23:00 WIB

Pembangunan Industri Nasional Lambat, Efeknya Rupiah Lemah

Christianto Wibisono /Net

RMOLJabar. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak bisa dipungkiri disebabkan oleh pembangunan industri nasional yang lambat.

Pengamat ekonomi dari Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI) Christianto Wibisono menjelaskan, Indonesia terbilang lambat dalam membangun industri nasional. Sehingga nilai ekspor masih belum signifikan mendongkrak nilai tukar rupiah.

"Penyebab kita kurang ekspor. Kita telat membangun industri nasional," katanya di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Rabu (12/9).

Industrialisasi tanah air, sambungnya, harus segera dibenahi. Dia berharap pembangunan itu dilakukan dengan pendekatan sistematis baik, industri hulu maupn hilir.

"Karena ekspor harus digenjot di segala bidang,” lanjutnya.

Kepada Menteri Perdagangan Airlangga Hartarto, dia berharap agar bisa segera menyelesaikan polemik tersebut. Terlebih Airlangga telah mendengungkan era industri 4.0 atau era kecerdasan buatan.

Beliau mau masuk industri 4.0 sebagai upaya untuk cepat memperbaiki industri yang ketinggalan yang lain," tutupnya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL. [ald]

Komentar Pembaca
Unicorn Bukan Yunikon

Unicorn Bukan Yunikon

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00