Santri Mampu Merawat Zaman Dengan Nilai-Nilai Keagamaan Dan Keindonesiaan

Ragam  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 03:15:00 WIB

Santri Mampu Merawat Zaman Dengan Nilai-Nilai Keagamaan Dan Keindonesiaan

Santri/Net

RMOLJabar. Santri merupakan generasi yang tumbuh di lingkungan pondok pesantren. Kaum santri bukan saja hanya dididik ilmu agama tapi juga ilmu pengetahuan umum.

Pengamat kebijakan pemerintah, Sarbini mengatakan seorang santri juga disiapkan menjadi generasi modern dan relijius.

"Mampu menjaga dan beradaptasi dengan zaman serta merawat zaman sesuai dengan nilai- nilai keagamaan dan keindonesiaan," ujar Sarbini, yang juga mantan aktivis FKSMJ 98, dalam keterangannya, Kamis (12/9).

Sarbini menuturkan, kaum santri dianggap genarasi kelas dua. Dididik di lingkungan pesantren juga dianggap sebagai anak buangan.

Namun, lanjut Sarbini, hal itu tidak berlaku untuk era sekarang. Pesantren telah menjadi rujukan pendidikan agar generasi mampu menghadapi zaman yang penuh dengan tantangan dan ancaman kebudayaan maupun teknologi.

"Pendiri bangsa ini sebagian besar adalah berlatar belakang santri yang mampu mengobarkan api perlawanan terhadap penjajah," ungkap Sarbini seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

Diketahui, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan mengelar peringatan Hari Santri Nasional 2018, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, 22 Oktober 2018 mendatang. Kali ini, Hari Santri diperingati dengan tema Dedikasi Santri untuk Indonesia Mandiri. [yud]

Komentar Pembaca
Unicorn Bukan Yunikon

Unicorn Bukan Yunikon

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00