Berbagi Strategi Kemenangan, Emil Minta Aceng Jangan "Hariwang"

Politik  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 16:02:00 WIB | LAPORAN: HERI PEBRIANTO

Berbagi Strategi Kemenangan, Emil Minta Aceng Jangan

Ridwan Kamil/RMOLJabar

RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan strategi kemenangannya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018,  kepada seluruh pengurus dan calon legislatif Partai Hanura se Jawa Barat dalam kegiatan pembekalan di Hotel Horison, Kota Bandung, Jumat (14/09).

"Strategi ini menjadi sebuah keunggulan saya pribadi selama lima tahun kedepan. Saya ingin bersama partai-partai pengusung, didukung partai yang paham, satu frekuensi dan seperjuangan. Tawaran saya ikhlas dengan logika sederhana," tandas pria yang akrab disapa Emil.

Menurutnya, target Partai Hanura yang ingin memenangkan 2,5 juta suara harus betul-betul diusahakan dengan beberapa strategi.

"Saya sangat dibantu Hanura, giliran saya membantu Partai Hanura sampai 17 April nanti. Kang Aceng jangan hariwang (khawatir-red), ada apa-apa saya Gubernur Jawa Barat nya selalu akan membantu," ujar Emil.

Beberapa strategi yang diutarakan Emil diantaranya, pertama, tidak ada kemenangan tanpa kerja keras. "Calon-calon malas turun ke masyarakat jangan mimpi terpilih. Saya agenda ada 10 sehari, jangan agenda cuma 1 sehari 10 minimal 12 kalau bisa," katanya.

Lalu yang kedua, orang Jawa Barat sederhana kuncinya disentuh hatinya dengan politik silaturahmi. "Tepuk pundaknya, tatap muka dan tersenyum itu cukup. Namun ini membutuhkan mereka yang fisiknya kuat, karena harus mengentuk pintu untuk silaturahmi," ucap Emil.

Strategi yang ketiga, jelas Emil, warga Jawa Barat mayoritas sekarang millenial usia 40 tahun kebawah yang sedang mencari kendaraan aspirasi demokrasi.

"Mereka sekarang seringkali melihat figur ketimbang sosok partai. Anda-anda (Caleg) harus someah hade kasemah (ramah kepada tamu-red). Rakyat menunggu gestur dari pimpinannya, pasang wajah senyum dan akrab dengan konstituen," katanya.

Emil juga meminta para caleg Partai Hanura untuk tidak khawatir logistik sedikit. Karena jaman berubah dan sekarang semua orang punya handphone.

"Berkampanye dengan cara paling murah melalui media sosial, caleg-caleg yang masih gaptek urusan medsos sudah harus belajar. Kalau tidak paham, bikin tim nya," tuturnya.

Lebih lanjut Emil mengatakan, strategi berikutnya bahwa psikologis rakyat Jawa Barat sekarang menginginkan keadilan politik. Yaitu pemekaran wilayah kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Terakhir, kata Emil, kadang-kadang kemenangan juga dipengaruhi oleh media. "Orang Jabar senang nonton televisi, harus punya slot menyuarakan Partai Hanura," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB