Jabatan Sekda Kota Bandung Digoyang, Benny Pilih Santai

Pemerintahan  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 17:11:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Jabatan Sekda Kota Bandung Digoyang, Benny Pilih Santai

Benny Bachtiar/RMOLJabar

RMOLJabar. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Cimahi, Benny Bachtiar menanggapi santai terkait adanya desakan kaji ulang open bidding jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) yang menetapkan dirinya sebagai pemenang.

Seperti diketahui, sejak Benny dipilih menjadi Sekda Kota Bandung, berbagai aksi penolakan pun datang. Salah satunya yang mengatasnamakan Forum Peduli Bandung (FPB).

Terbaru, FPB mendatangi kantor Wali Kota Bandung terpilih, Oded M Daniel. Mereka meminta agar Oded mengkaji ulang pemilihan Benny sebagai Sekda Kota Bandung.

Terkait isu kaji ulang tersebut, Benny menyatakan akan menerima hasil apapun yang terjadi. Sebab, dirinya merasa sudah mengikuti proses seleksi Sekda sesuai aturan yang berlaku.

"Saya mengikuti apa yang menjadi ketentuan. Proses dari mulai pendaftaran sampai saya terpilih saya ikuti semua dan saya lakukan itu murni, tidak ada semacam titipan," tegas Benny saat dihubungi via sambungan telepon, Jum'at (14/9).

Dalam seleksi terbuka Sekda Kota Bandung, Benny menyisihkan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Bandung Ema Sumarna dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung Mohamad Salman Fauzi.

Pemilihan Benny menjadi Sekda Kota Bandung diumumkan langsung oleh Ridwan Kamil yang saat itu masih menjadi Wali Kota Bandung. Adapun desakan dari sejumlah Ormas/LSM yang tergabung dalam FPB, bagi Benny itu merupakan kewenangan dari Wali Kota Bandung.

"Kalau saya apapun yang akan terjadi terhadap karir saya serahkan kepada Alloh SWT, karena Alloh yang maha tahu. Selama ini saya tidak pernah meminta jabatan, saya tidak pernah menolak ditempatkan dimana saja," ujar Benny.

Dia melanjutkan, masuknya dia menjadi kandidat Sekda Kota Bandung pun atas dorongan dari rekan-rekannya semasa sekolah yang bekerja di Kota Bandung. Sebab memiliki keinginan untuk mengabdi di daerah asal, Benny pun memutuskan untuk ikut seleksi terbuka Sekda Kota Bandung.

Saat diumumkan oleh Ridwan Kamil menjadi Sekda, Benny pun membantah itu karena faktor kedekatannya dengan Gubernur Jawa Barat tersebut. Pasalnya, kata dia, terpilihnya itu memang murni karena iku seleksi terbuka.

"Yang saya tahu beliau (Ridwan Kamil) cukup fair, profesional. Open bidding itu memberikan kesempatan dari luar untuk berkiprah," tegasnya.

Kesimpulannya, kata Benny, apapun masalah yang menimpa dirinya sejak diumumkan jadi Sekda Kota Bandung, itu merupakan pembelajaran baginya agar ke depan bekerja lebih baik lagi.

"Ini merupakan pembelajaran ke depan jadi lebih baik. Bagi saya ini merupakan ujian yang baik supaya saya melakukan yang lebih baik lagi ke depan," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00