Di Depan Ratusan Civitas Unpad, Menkominfo Tegaskan Pentingnya Optimalisasi Teknologi Informasi

Pendidikan  SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 14:39:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Di Depan Ratusan Civitas Unpad, Menkominfo Tegaskan Pentingnya Optimalisasi Teknologi Informasi

foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Indonesia didorong untuk menerapkan berbagai terobosan untuk melakukan lompatan agar kompetitif dalam pergeseran atau shifting dalam geliat perekonomian dunia dengan negara-negara lain.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengungkapkan pemerintah menargetkan menuju jajaran lima besar ekonomi dunia.

"Pertama kali dalam sejarah, Kominfo harus banyak ikut terlibat dalam merumuskan regulasi, memfasilitasi, mengakselerasi, memetakan isu, sampai menyusun strategi ekonomi. Semua itu karena ada unsur digital, ada unsur teknologi informasi dan komunikasi, dalam setiap model bisnis baru ekonomi,” ucap Rudiantara, saat memberikan Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-61 Universitas Padjadjaran, Bandung, Selasa (18/09).

Menurutnya, optimalisasi teknologi informasi dan komunikasi serta pengembangan ekosistem ekonomi digital adalah kunci untuk mewujudkan ekonomi bangsa menuju jajaran lima besar ekonomi dunia.

"Pengalaman perusahaan rintisan atau startup yang menyandang predikat unicorn seperti Go-jek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka menunjukkan TIK menjadi roket pendorong utama sebuah lompatan katak (leap frog) dari titik nol, melewati banyak tahap sekaligus untuk mencapai titik pencapaian yang lebih jauh daripada yang bisa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan konvensional lainnya,” tutur Rudiantara.

Rudiantara yang juga sebagai Ketua Majelis Wali Amanah Unpad, mengatakan pemerintah harus segera melakukan lompatan agar Indonesia bisa setara dengan negara-negara yang maju sektor ekonomi perdagangannya.

"Kita juga sempat ikut terbawa mengembangkan budaya dagang. Namun kini, pamor pusat belanja fisik cenderung menurun. Kita belum terlalu terperosok ke dalamnya untuk segera melakukan leap frog dengan berkonsentrasi mengembangkan e-commerce dan ekonomi digital, seperti telah dirintis oleh para unicorn kita,” katanya.

Dirinya mengajak civitas akademik agar bisa mengantisipasi menghadapi perubahan digital yang begitu cepat serta tidak takut untuk berubah.

"Kenapa tidak kita berani mengubah fakultas ekonomi jadi misalnya fakultas atau jurusan manajemen logistik, manajemen retail, toko online atau online store? Dunia sudah berubah. Ini yang harus kita antisipasi. Kalau tidak, mustahil kita bisa memenangi kompetisi dengan negara-negara lain,” ungkapnya.

Dihadapan 700 lebih civitas akademik Universitas Padjadjaran, Rudiantara mengucapkan selamat.

"Perkenankan saya menyampaikan selamat memperingati dies natalis yang ke-61. Seraya mensyukuri apa yang telah dicapai oleh institusi yang besar ini,” pungkasnya.(feb)

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00