Pabrik Terancam Bangkrut, Buruh Adukan Nasib Ke Dewan

Peristiwa  JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:41:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Pabrik Terancam Bangkrut, Buruh Adukan Nasib Ke Dewan

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Tidak hanya mengadukan soal pembayaran upah dan tunjangan yang pembayarannya sering tidak tepat waktu. Sejumlah perwakilan buruh dari PT Dada Indonesia juga keluhkan tentang status pekerjaannya kedepan sebagai karyawan, kepada Komisi IV DPRD Purwakarta.

Pasalnya, kondisi perusahaan tempat mereka bekerja, saat ini ditenggarai dalam keadaan menuju kebangkrutan.

"Beberapa peralatan pabrik dan mesin-mesin perusahaan sudah di jual, waktu pembayaran upah dan tunjangan sering telat. Sebagai karyawan kita juga jadi waswas bagaimana nasib kedepannya," ujar Ketua PUK SPAI FSPMI PT Dada Indonesia, Elni Susanti usai audensi dengan DPRD Purwakarta, Jumat (21/9).

Menurutnya, ada sejumlah kewajiban yang belum dipenuhi perusahaan terhadap hak-hak karyawan, seperti selisih upah dan uang makan yang belum dibayar perusahaan.

"Ini bukan hanya soal kewajiban upah yang belum dibayarkan. Tapi lebih kepada itikad baik perusahaan untuk memenuhi kewajiban kepada pegawainya. Tentu saja juga untuk menambah semangat para karyawan dalam bekerja," katanya.

Ia juga menyesalkan tindakan para pengusaha garmen (yang didominasi oleh pengusaha asal Korea) paling banyak dan sering melakukan penangguhan upah pada buruh, setiap tahunnya.

Sementara, Anggota Komisi IV DPRD Purwakarta, Ragil Sukamto mengatakan, pihaknya telah memanggil perwakilan dari perusahaan terkait serta perwakilan dari serikat buruh, untuk menyelesaikan secara musyawarah permasalahan yang terjadi antara buruh dengan perusahaan.

"Hasil konfirmasi dengan pihak perusahan, mereka akan menjamin keberlangsungan usahanya di Purwakarta dan segera menyelesaikan semua permasalahan dengan para pekerja yang berjumlah sekitar 1.400 orang itu," katanya. [aga]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00