Uu Janji Optimalkan Potensi Pariwisata Cirebon

Pemerintahan  JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 20:44:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Uu Janji Optimalkan Potensi Pariwisata Cirebon

Uu Ruzhanul Ulum/RMOLJabar

RMOLJabar. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berjanji akan memberikan perhatian penuh kepada Pemerintahan Daerah Kota Cirebon untuk mengembangkan potensi kepariwisataan.

Menurutnya, Kota Cirebon memiliki banyak potensi dan aset yang bisa dikembangkan menjadi daerah wisata. Diantaranya mengenai pengembangan wisata religi dan budaya.

"Kami Pemerintah Jawa Barat bersama Kang Emil, dengan program Jabar Juara dan menitikberatkan pariwisata, di samping wisata bahari/kelautan juga Wisata Jabali/Gunung-Gunung ada wisata religi dan wisata budaya. Jadi daerah ini (Kota Cirebon), ada 2 predikat, wisata religi karena penyebaran Islam. Yang kedua wisata budaya karena ada peninggalan jaman-jaman baheula (dahulu)," kata Uu Ruzhanul Ulum saat berkunjung ke Keraton Kaprabonan Cirebon, Jum'at (21/9).

Wakil Gubernur Jawa Barat yang baru-baru ini dilantik menjelaskan, setelah berkunjung ke Keraton Kaprabonan ternyata potensi pengembangan Kota Cirebon sebagai daerah wisata sangat besar. Kota Cirebon memiliki kebudayaan yang tidak dimiliki daerah lain di Jawa Barat, terutama kebudayaan leluhur peninggalan Raja, Sultan dan Pangeran.

"Ini sangat penting. Jawa Barat adalah religi. Maka berawal dari Cirebon ini. Sehingga pusat-pusat penyebaran Islam adalah berada di kerajaan-kerajaan yang ada di Cirebon ini," kata Uu didampingi sejumlah Kepala Biro dan Kepala Dinas tingkat Provinsi Jawa Barat.

Uu menegaskan, peninggalan sejarah yang ada dalam keraton di Kota Cirebon penting dilestarikan agar perjuangan, jasa dan pengorbanan para Raja, Sultan dan Pengeran juga para Ulama, khususnya di Kota Cirebon ini terus dikenang dan tidak dilupakan oleh sepanjang sejarah.

"Dan ini adalah memiliki sejarah. Di samping sejarah kepemimpinan dan juga sejarah tentang penyebaran agama islam," ucapnya.

Uu berkomitmen, melalui program-program Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Kota Cirebon masuk dalam pembahasan pengembangan di bidang Kepariwisataan.

Ia pun tak segan mengutarakan canda di hadapan awak media. Menurut Uu, upaya memperjuangkan dan melestarikan peninggalan para Raja, Sultan, Pangeran yang notabene juga sebagai Ulama, berarti sama halnya mengingat, menghormati dan menghargai akan jasa-jasa mereka.

"Kalau Bung Karno bilang Jas Merah jangan sekali-kali lupakan sejarah, kalau saya Jas Hijau jangan sekali-kali lupakan Jasa Ulama," seloroh Uu sambil berkelakar.

"Karena ini adalah jasa para ulama," bebernya menegaskan.

Dalam kunjungannya ke Keraton Kaprabonan, Uu merasa terkejut melihat peninggalan-peninggalan para leluhur Kerajaan. Ia terkesima ketika melihat senjata yang usianya lebih dari 500 tahun. Senjata itu ada jauh sebelum kedatangan Belanda (VOC) dan masih terawat hingga saat sekarang.

"Dan saya mengucapkan terimakasih kepada raja-raja karena kan sebelum ada pemerintahan, negara ini diatur oleh raja-raja. Tapi dengan kebaikan dan kelegowoan para raja, tahta dan kerajaan diserahkan kepada pemerintah. Di sini yang harus kita hargai. Makanya kita pun harus menghormati jasa-jasa mereka," tandasnya. [ald]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00