Tolok Ukur Majunya Negara Dilihat Dari Pertumbuhan Ekonomi

Politik  SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 09:47:00 WIB

RMOLJabar. Perekonomian nasional di Indonesia menghadapi masalah serius, antara lain adanya paradigma ekonomi yang tidak konsisten, struktur ekonomi yang dualistik kebijakan fiskal yang tidak mandiri dan sistem keuangan yang tidak memihak.

"Pembangunan ekonomi yang demikian, tidak akan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Din Syamsuddin saat orasi dalam acara hari ulang tahun Korps Alumni HMI (KAHMI) di Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (21/9).

Perekonomian yang demikian, kata Din, hanya akan membawa hasil pembangunan yang cuma dinikmati oleh segelintir orang.

Sehingga, imbuh Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini membuat makin lebarnya kesenjangan sosial dan melemahnya fundamental ekonomi.

"Karena tolok ukur kemajuan diletakan pada pertumbuhan ekonomi," demikian Din Syamsuddin seperti dikutip dari Kantor Berita Politik RMOL. [bon]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00