Alumni Gadjah Mada Diharapkan Jadi Partner Strategis Pemerintah Bangun Bangsa

Ragam  MINGGU, 23 SEPTEMBER 2018 , 17:48:00 WIB

Alumni Gadjah Mada Diharapkan Jadi Partner Strategis Pemerintah Bangun Bangsa

ist/rmoljabar

RMOLJabar. Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) diharapkan menjadi partner strategis pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia. 

Hal ini disampaikan Ketua Umum Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan dalam sambutan Temu Kangen Keluarga Alumni UGM di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (22/9).

Otto merupakan Ketua Panitia Temu Kangen Kagama tahun ini yang bertajuk 'Guyub dan Rukun, Kini dan Nanti'.

"Saya ajak semua, Kagama selaku institusi, dan alumni selaku individu untuk menjadi partner pemerintah yang strategis dalam membangun bangsa kita," kata Otto dalam rilis yang diterima redaksi, Minggu(23/9).

Dikatakan, menjadi partner bagi pemerintah ini merupakan salah satu poin dalam hymne Gadjah Mada, yakni berbakti pada Nusa Pertiwi. Untuk itu, katanya, alumni Gadjah Mada, tidak boleh menjadi menara gading atau tak peduli dengan kondisi sosial masyarakat.

Sebaliknya, Otto mengajak alumni UGM untuk berbakti pada masyarakat dalam bidang apapun.

"Gadjah Mada tidak boleh jadi menara gading. Gadjah Mada ada dimana-mana," katanya.

Lebih jauh, Otto mengajak alumni UGM untuk menjunjung persatuan. Dikatakan, Gadjah Mada dikenal sebagai universitas yang memiliki wawasan kebangsaan.

"Kita tidak pernah terkotak-kotak. Apapun yang terjadi persatuan harus junjung tinggi," katanya.

Temu Kangen Kagama ini dihadiri oleh sekitar 3.000 alumni. Sejumlah pejabat dan menteri yang merupakan alumni UGM turut hadir dalam acara ini.

Beberapa diantaranya, Presiden Joko Widodo, Mensesneg Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljo, Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua MK Anwar Usman, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar merupakan Ketua Umum PP Kagama.

Dalam kesempatan ini, Otto Hasibuan mengaku UGM merasa bangga dan terhormat lantaran terdapat salah satu alumninya menjadi Presiden. Menurutnya, tidak semua universitas memiliki kesempatan tersebut.

"Untuk itu kita doakan supaya pak Joko Widodo sehat, bisa berhasil pimpin bangsa ini dengan baik demi kejayaan bangsa kita,"  harapnya.

Sementara itu humas Panitia Mandela Sinaga mewakili seluruh panitia mengucapkan rasa terimakasihnya atas kehadiran Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo, Jajaran Kabinet Kerja, Ketua Mahkamah Konstitusi dan tak lupa seluruh Alumni Universitas Gadjah Mada atas dukungannya sehingga Reuni Akbar Guyub Rukun Kini & Nanti dapat berjalan dengan lancar dan meriah.

Panitia mengestimasi kehadiran kurang lebih 6500 alumni Universitas Gadjah Mada yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. semoga  melalui kegiatan ini, seluruh Alumni Universitas Gadjah Mada dapat membawa pulang nilai-nilai persatuan dan kesatuan untuk ditularkan dalam kehidupan bermasyarakat. [***]










Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00