Musik Harmoni dalam Kisah Ngasirah

Ragam  SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 10:57:00 WIB | LAPORAN: MAHARDIKA

Musik Harmoni dalam Kisah Ngasirah
RMOLJabar. Kala musik nan syahdu menyapa malam. Suasana tenang saat lantunan dari komponis Johannes Brahms dengan judul Overtur Tragis, membuka pentas yang bermakna yang begitu dalam membuat seluruh penonton terhanyut akan megahnya panggung Konser Sinfoni Legenda Bandung Philharmoni.

Bagai masuk ke dalam kisah yang terkandung dalam setiap bait dari harmoni instrumen yang semakin hidup oleh Robert Nordling, membuat tak seorang yang tergoyahkan raga dan imaji 800 penikmat musik klasik di Hilton Hotel, Minggu (23/9).

Mulai dari musik karya Franz Liszt yang dikalaborasi secara apik oleh pianis hebat Aryo Wicaksono, membuat konser harmoni terasa megah dan penuh makna.

Bagai terbawa kisah dari sebuah lantunan karya Marisa Sharon Hartono yaitu 'ngasirah', lagu yang sudah banyak dinikmati oleh dunia ini membawa kita ke dalam kisah dari mengharukan dari Ibunda RA Kartini yaitu Ngasirah.

Ngasirah merupakan ibunda Kartini yang takdirnya begitu menyedihkan, walau seorang ibu yang melahirkan kartini. Bagai berada di dunia yang berbeda status Ngasirah bukanlah bangsawan, dirinya tak bisa berada di samping Kartini kecil benar-benar membutuhkan seorang ibu.

Musik cantik berkisah tentang Ngasirah dalam konser simfoni ini seakan membius penonton dalam rasa haru, ini merupakan karya terindah yang disajikan, bagai bintang utama musik di dalamnya begitu natural.

Menghidupkan suasana malam dari kalaborasi Indahh, karya dari Beethoven pun menjadi penutup gelaran cantik tersebut, Simfobo Nomor 5 dalam C Minor.

"dadadadam..dadadadam.."

Nada khas Beethoven mencengkram indra pendengar di Grand Ballroom, setiap menatap terpana dan bergetar kala setiap nada yang terdengar begitu indah dan musik nan legendaris menjadi penutup konser tersebut.

Setiap alunan musik menghapuskan kerinduan terhadap sang maestro Beethoven, bagi Robert Nordling pertunjukan nan indah ini bukti sebuah karya yang tak akan tenggelam oleh Zaman. [bon]




Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00