Tokoh Sunda Ingin Kandidat Rektor Unpad Tak Miliki Rekam Jejak Buruk

Peristiwa  JUM'AT, 28 SEPTEMBER 2018 , 23:15:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Tokoh Sunda Ingin Kandidat Rektor Unpad Tak Miliki Rekam Jejak Buruk

Dindin S Maolani/RMOLJabar

RMOLJabar. Sesepuh serta tokoh Jawa Barat dan alumni Unpad, Dindin S Maolani, angkat bicara terkait isu satu dari tiga calon Rektor Unpad diduga memiliki rekam jejak KDRT pada mantan istrinya.

Hal tersebut disampaikannya, usai acara diskusi yang digelar beberapa tokoh Sunda terkait pemilihan rektor Unpad, di Gedung Indonesia Menggugat, Bandung, (28/9).

Dindin mengatakan, Unpad memiliki sejarah panjang dengan kesundaan, yang terkenal santun, beretika. Sehingga menurutnya calon rektor Unpad haruslah putra daerah dan tidak memiliki rekam jejak buruk.

"MWA (Majelis Wali Amanat) Senat, Guru Besar, siapapun nanti ujungnya yang memilih, yaitu Presiden yang memilih rektor, dengan munculnya kasus pelaporan dari mantan istri satu diantara calon rektor itu tidak boleh diabaikan," ucapnya.

Dindin mengungkapkan, pihaknya telah melakukan investigasi keaslian dan kebenaran surat pernyataan terkait kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan satu diantara tiga calon rektor tersebut.

"Tentang adanya klarifikasi dari pengacara, itu tidak pernah melakukan, ya itu anaknya yang mengatakan, bapaknya tidak melakukan pukulan segala macam, itu juga dibantah," ungkap Dindin kepada RMOLJabar.

Hasil dari investigasi Dindin dan kawan-kawan, menyimpulkan bahwa benar surat pernyataan itu asli dan isinya merupakan fakta atau bukan rekayasa dari mantan istri satu diantara calon rektor Unpad.

"Kami sementara menyimpulan kejadian KDRT ini ada, bahwa untuk itu menjadi betul-betul secara fakta hukum kuat, tentu saja itu harus ada pelaporan dari mantan istrinya pada polisi, pernah ada perdamaian dalam konteks KDRT yang menimbulkan luka pemukulan, itu bisa saja diteruskan, yang penting ada tidak pemukulan itu yang luar biasa akibatnya karena itu ditolak oleh kuasa hukumnya, ini menjadi penting," tuturnya.

Selanjutnya, Dindin dan kawan-kawan mengimbau satu diantara calon rektor yang diduga memiliki rekam jejak yang buruk, diminta untuk memiliki jiwa negarawan atau mundur dari pemilihan rektor Unpad. Jika bersikukuh untuk maju, pihaknya akan melakukan upaya audiensi kepada pihak panitia untuk membentuk tim investigasi baru dalam mengusut kasus tersebut.

"Pertama kami minta mundur saja, kedua kalau memang gamau mundur, jangan salahkan kami akan membuat tim investigasi untuk mengusut tuntas kasus ini, kami ingin yang terbaik untuk Unpad," pungkasnya.

Perlu diketahui, dalam kegiatan tersebut juga tampak hadir Acil Bimbo, dan tokoh-tokoh kesundaan lainnya. [ald]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00