Ingin Kembali Sekolah, Bocah Ini Surati Relawan PMI

Sosial  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 01:53:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK SUPRIADI

Ingin Kembali Sekolah, Bocah Ini Surati Relawan PMI

Aras Putra/Relawan PMI

RMOLJabar. Seorang anak kecil yang menjadi korban bencana Palu, Sulawesi Tengah menyurati relawan Palang Merah Indonesia (PMI). Bocah yang kesehariannya berada di tenda pengungsian yang berlokasi di Desa Tando, Kota Palu bersama relawan PMI itu menyurati akan kerinduannya untuk sekolah.

Surat yang ditulis Aras Putra Ramadan Mutar M Ali Wahyudin itu, cukup mengharukan. Bocah yang duduk di kelas 4 SD Inpers 1 Tondo menceritakan suasana di pengungsian.

"Surat untuk Kaka PMI, selama di pengungsian saya mengalami panas, sedih dan kedinginan pada malam hari. di saat itu saya berpisah dengan keluarga saya, saya pengen sekolah lagi untuk mendapatkan ilmu yang lebih banyak lagi," ujar aras dalam sepucuk surat sederhana yang diberikan kepada relawan PMI, seperti yang dikutip dalam rilis dari PMI, Rabu (10/10).

Dalam surat tersebut, Aras pun berterima kasih kepada PMI. Pasalnya, relawan PMI telah menghibur dirinya dan pengungsi lainnya.

"Terimakasih kaka PMI yang telah menghibur Aras bermain dan menggambar. Semoga kaka sehat selalu dan bisa main kembali ke pengungsian ,salam dari saya Aras Putra Ramadan Mutar M Ali Wahyudin" ungkapnya.

Koordinator Layanan Psikososial Support Program (PSP) PMI di Palu, Malla Sari mengatakan, hampir setiap hari timnya berkunjung ke beberapa tenda pengungsian. Hal itu untuk melakukan pendampingan psikososial dan interaksi dengan warga pengungsi baik kelompok ibu ibu terutama anak anak.

Malla sangat terharu ketika dirinya mendapatkan sepucuk surat dari salah satu anak pengungsi.

"Terenyuh rasanya, tiba-tiba datang seorang anak memberikan surat yang ditulis di atas kertas buku gambarnya. Setelah membaca kami pun dibuat tersenyum, di benak kami, kegiatan yang kami lakukan memberikan dampak positif," ungkapnya

Menurutnya, kecemasan dan ketakutan masih menyelimuti dan dirasakan oleh banyak warga termasuk anak-anak. Sehingga PMI mengajak interaksi ibu-ibu dan anak-anak dengan berbagai pendekatan.

Dukungan psikososial adalah salah satu bentuk pelayanan PMI yang diberikan untuk membantu penyintas bencana agar memperoleh kembali fungsi sosialnya, serta menjalani hidup dengan lebih bermakna.

"Interaksi kami bersama anak-anak dengan cara mengajak bernyanyi, cerita, menggambar dan beberapa permainan edukatif. Sedangkan saat bersama ibu-ibu, kami mengajak berbicara, diskusi kelompok dan melakukan kegiatan Pertolongan pertama secara psikologis. Kami berharap warga dapat menerima kenyataan dengan tetap memiliki semangat dan mental yang kuat," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00