Sandiaga Uno Kritisi Kebijakan Pemerintah Soal Kenaikan BBM

Politik  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 15:52:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Sandiaga Uno Kritisi Kebijakan Pemerintah Soal Kenaikan BBM

Sandiaga Uno/RMOLJabar

RMOLJabar. Calon Wakil Presiden no urut 02, Sandiaga Uno mengkritik kondisi perekonomian Indonesia saat ini.

Menurutnya, roda perekonomian di Indonesia makin terpuruk. Belum lagi, terakhir pemerintah mengambil kebijakan kenaikan harga BBM.

"Kita memberikan pelatihan karena ekonomi rakyat saat ini mengalami tantangan. Apalagi kemarin kita melihat bahwa ada revisi kenaikan harga bbm," ungkap Sandi usai memberikan pelatihan di acara Training of Trainer OK OCE Prasasti Pemuda Kreatif di Andalus City Cirebon, Kamis (11/10).

Kenaikan harga BBM, kata Ia, dipastikan akan berdampak pada sektor lain, baik biaya produksi yang pada akhirnya harga bahan pokok pun mengalami kenaikan. Kondisi ekonomi, ujar Sandi, mengalami turbulensi.

Kondisi itu diperburuk dengan adanya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang makin terpuruk.

Indonesia, tegas Sandiaga, membutuhkan sosok pemimpin yang mampu merubah keadaan Indonesia makin membaik. Pemimpin yang mampu mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan jumlah para pengusaha.

"Bagaimana caranya pengusaha-pengusaha ini bisa menyikapi. Kita memberikan tips, memberikan kebijakan agar insya Allah dalam kondisi turbulensi ekonomi, insya Allah kami Prabowo-Sandi bisa melahirkan solusi-solusi yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat untuk tetap membuka lapangan kerja," paparnya.

Keberadaan UKM dan pengusaha-pengusaha muda sangat penting untuk mendongkrak peningkatan perekonomian di Indonesia. Sandiaga menyebutkan dampak perekonomian yang makin terpuruk dapat mengakibatkan UKM tertutup dan peluang lapangan pekerjaan makin berkurang.

"Kita antisipasi, banyak UKM yang kemungkinan tutup, pabrik kemungkinan tutup, lapangan kerja mungkin ribuan atau puluhan ribu yang terdampak," ujarnya.

"Kita butuh pemerintahan yang kuat. Insya Allah 2019 kita ubah kebijakan kita untuk meningkatkan ekspor kita dan mengurangi impor kita karena pengusahanya akan lebih banyak melalui program OK OCE ini," menurut Sandi.

Sandi berjanji, program OK OCE yang digagas tokoh sekaligus pengusaha muda Cirebon Dede Muharom, menjadi salah satu program unggulan berskala nasional di pemerintahan Prabowo-Sandi

"Ini akan kita gagas, dan kita hari ini dimulai di Cirebon untuk membuka ekonomi yang lebih kuat lagi dan khususnya untuk penciptaan lapangan pekerjaan," tandasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00