Bawaslu Persilahkan Kontestan Pemilu Datangi Ponpes, Tapi..

Politik  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 22:25:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Bawaslu Persilahkan Kontestan Pemilu Datangi Ponpes, Tapi..

Rahmat Bagja/RMOLJabar

RMOLJabar. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI angkat bicara soal pernyataan wakil Capres Joko Widodo, Ma'ruf Amin yang bersikeras akan menjadikan pondok pesantren sebagai sasaran kampanye.

Komisioner Bawaslu RI Divisi Penyelesaian Sengketa, Rahmat Bagja menegasakan, kampanye ditempat pendidikan sudah jelas dilarang. Tetapi, jika sekedar silaturahmi, capres maupun cawapres diperbolehkan memasuki pondok pesantren.

"Larangan itu jelas di tempat pendidikan. Akan tetapi, silaturrahmi boleh dengan tidak menunjukan kampanye. Masa ke pesantren gak boleh, itu (silaturahmi) bukan kampanye," kata Rahmat usai Diskusi Pemilu 2019 bertajuk Netralitas ASN, TNI, dan Polri dalam Pemilu 2019 di Centropunto Cafe Jalan Trunojoyo, Bandung, Kamis (11/10).

Rahmat menjelaskan, Bawaslu mempersilahkan kontestan Pilpres bersilaturrahmi dengan pimpinan pondok pesantren. Ia menilai, meminta berkah kepada pimpinan pondok pesantren merupakan hal yang wajar.

"Akan tetapi kalau meminta dukungannya dan mengumpulkan santri, itu tidak boleh," tegas Rahmat.

Menurutnya, Bawaslu akan memberikan tindakan tegas apabila kontestan Pilpres kedapatan berkampanye di pondok pesantren. Bahkan sanksi terburuk yakni diskualifikasi bisa diterima jika hal itu dilakukan berulang kali.

"Jika diulangi terus dikalkulasi bisa nanti diskualifikasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Ma'ruf mengaku akan mendatangi pesantren untuk memberitahu bahwa dirinya maju sebagai kandidat Pemilihan Presiden 2019 mendampingi petahana Joko Widodo.

"Loh, kan saya orang pesantren, kan saya berarti mau beritahu kepada mereka saya masuk jalur struktural. Saya beri alasan, minta dukungan dan doa sesama warga pesantren," ungkap Ma'ruf di kantor MUI, Jalan Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (9/10). [aga]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00