Tiga Kandidat Bersaing Rebutkan Posisi Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Pendidikan  MINGGU, 14 OKTOBER 2018 , 08:09:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Tiga Kandidat Bersaing Rebutkan Posisi Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Sugianto/RMOLJabar

RMOLJabar. Tiga kandidat bersaing memperebutkan posisi Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon.

Informasi yang diterima RMOLJabar, ketiga kandidat tersebut yakni Guru Besar UIN Syarief Hidayatullah Prof.Dr.H. Dedi Jubaedi, Mantan dekan Syariah Dr. H. Sugianto,SH,MH dan Wakil Rektor III Dr.H.Farihin, M.Pd.

Salah satu kandidat Rektor, Sugianto mengungkapkan dirinya merasa terpanggil untuk mewujudkan kampus di bawah naungan Kemenag RI ini lebih baik lagi.

Karena dasar keterpanggilan itu, akhirnya Sugianto memutuskan untuk masuk bursa pencalonan. Secara formil, segala persyaratan dan ketentuan administrasi telah terpenuhi, terutama ketentuan yang diatur dalam PMA (Peraturan Menteri Agama) nomor 68 tahun 2015.

"Nah itulah saya terpanggil. Karena pemilihan Rektor saat ini di Perguruan Tinggi manapun beda dengan dulu. Dulu diusung oleh senat dan dipilih oleh senat, sekarang tidak. Nah inilah, jadi sifatnya hanya bersifat open bidding," ungkap Sugianto saat ditemui di Hotel Santika Cirebon, Sabtu (13/10).

Mekanisme pemilihan Rektor Perguruan Tinggi di bawah naungan Kemenag RI, baik IAIN, STAIN maupun UIN semuanya oleh Komisi Seleksi Kementerian Agama RI.

"Senat hanya sebatas melakukan penilaian kualitatif terhadap calon, reputasi akademik, kepemimpinan (leadership), manajerial dan produk akademik. Itu yang jadi dasar penilaian senat. Itu saja," katanya.

Menurutnya, kedepan Rektor harus mampu membangun sinergitas dengan pemerintah daerah, provinsi bahkan pusat. Karena bagaimana pun eksistensi perguruan tinggi tidak bisa lepas dari peran dan fungsi pemerintah.

Ada dua program unggulan Sugianto jika terpilih dan dipercaya sebagai Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Pertama, dirinya berupaya mendirikan kampus II di Indramayu pada tahun 2023. Lalu yang kedua akan mengupayakan perubahan status IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

"Jika Tuhan mentakdirkan saya sebagai Rektor di Januari 2019, insyaAllah selain mewujudkan IAIN menuju UIN target saya tentunya adalah bagaimana mewujudkan perguruan tinggi menghasilkan revolusi yang mandiri," katanya.

Kedua program unggulan tersebut, ungkap Sugianto, ada dalam materi Visi dan Misi yang dalam waktu dekat akan dipaparkan di hadapan Senat. Baginya, Tri Dharma Perguruan Tinggi mutlak harus dilaksanakan dan harus lebih baik dari sebelumnya.

"Program rektor ke depan, pertama bagaimana Civitas Akademika dapat mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi terlaksana dengan baik," katanya.

Dikatakannya, upaya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi itu harus seirama dengan upaya peningkatan kesejahteraan, baik bagi Civitas Akademika, Dosen serta karyawan. Ia memandang, 3 tugas pokok akademisi ibarat 3 tugas pokok yang melekat pada anggota Dewan.

Seorang akademisi berkewajiban melaksanakan 3 tugas pokok, pertama pengajaran, kedua penelitian dan ketiga pengabdian kepada masyarakat. Begitu pun seorang anggota dewan mempunyai 3 tugas pokok, yakni fungsi budgeting, fungsi legislasi dan fungsi controling (pengawasan).

"Dibandingkan dengan DPR punya 3 fungsi, fungsi budgeting, fungsi legislasi, fungsi controling. Di sini dapat, di sini dapat, di sini dapat. Ai dosen? heunteu! Kami juga ingin sejahtera Pak, bukan hanya sekedar dituntut kerja. Makanya IAIN ke depan harus terbentuk Badan Layanan Umum (BLU)," pungkasnya.(feb)

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB