Aroma Politik Dalam Aksi Tolak Zero KJA

Politik  RABU, 17 OKTOBER 2018 , 09:53:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Aroma Politik Dalam Aksi Tolak Zero KJA

foto/net

RMOLJabar. Paguyuban Pembudidaya Ikan Keramba Jaring Apung (PPI-KJA) akan menggelar aksi menuntut pembatalan penertiban KJA di Danau Jatiluhur. Menurut rencana, aksi tersebut akan digelar di depan Pendopo Purwakarta, Jalan Gandanegara, Rabu (17/10).

Namun aksi tersebut mendapatkan penolakan dari internal petani KJA sendiri. Kelompok Petani Ikan Anserta (KPIA) menganggap aksi itu tidak mencerminkan suara petani lokal asli Purwakarta.

Berdasarkan aspirasi internal, para petani lokal justru bersyukur atas ikhtiar PJT II Jatiluhur yang membongkar KJA. Ketua KPIA, Taopik Hidayat menyampaikan hal tersebut saat dihubungi di kantornya di Kampung Tarumasari, Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Rabu (17/10).

Kualitas air Jatiluhur ini ya boleh dilihat, seperti itu adanya. Kolam kami petani lokal gak banyak, jadi mungkin ada pengaruh tapi nol koma nol nol sekian persen saja. KJA anggota kami paling banyak 20 petak,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan, Taopik menjelaskan bahwa anggotanya dengan sepenuh hati membongkar turut serta membongkar kolam sendiri. Padahal, jumlah kepemilikan kolamnya hanya sebanyak 12. Hal tersebut menurut dia merupakan bukti konkret partisipasi petani lokal.

Ada anggota kami memiliki 12 KJA, dibongkar bareng-bareng dengan satgas. Itu dukungan kami terhadap program ini,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada seluruh petani KJA Jatiluhur untuk tidak terprovokasi. Menurutnya, eskalasi yang terjadi selama kegiatan penertiban KJA rentan disusupi oleh kepentingan kelompok tertentu.

Siapapun baik perorangan maupun kelompok pasti ada yang mencoba memancing di air keruh. Ada hasutan, tindakan dan aksi-aksi yang membuat suasana tidak kondusif. Kami sampaikan kepada seluruh anggota, jangan sampai terprovokasi,” tuturnya.

Sisa-sisa Kampanye Pilkada

Penolakan penertiban KJA dari PPI-KJA sudah berlangsung lama. Ketua organisasi itu, Yana Setiawan pernah menandatangani pakta integritas bersama Mantan Calon Bupati Purwakarta, Zainal Arifin. Pakta itu menyatakan bahwa anggota PPI-KJA akan memilih Zainal dalam Pilbup Purwakarta 2018 pada Juni lalu.

Pakta integritas itu juga menyebut pasangan jalur independen Zainal-Luthfi akan mengkaji ulang program Zero KJA. Padahal, program tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat dalam rangka pemurnian kembali air di Waduk Jatiluhur.

Saat ini, mantan pasangan Zainal Arifin, Luthfi Bamala masih terlihat aktif mengawal petani dari PPI-KJA demi mendulang suara. Hal itu terbukti dari banyak konten yang di posting melalui akun facebook resminya.

Saya Luthfi Bamala dan seluruh keluarga besar LSM KOMPAK siap terus berjuang bersama KJA,” kata Luthfi dalam konten narasinya.

Selain menjabat sebagai Ketua LSM KOMPAK, Luthfi kini tercatat sebagai calon anggota legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat. Dia mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa untuk daerah pemilihan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang.(feb)

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB