Mertua Vega Darwanti Tutup Usia

Seleb  JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 21:31:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Mertua Vega Darwanti Tutup Usia

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Kabar duka datang dari pembawa acara kondang Vega Darwanti. Ayah mertua presenter cantik itu, Dr M Ueng Suhaeli Gaos meninggal dunia pada Kamis (18/10).

Prosesi pemakaman pun dilakukan keluarga pada Jum'at (19/10) pagi di TPU Purwamekar, Purwakarta, yang tidak jauh dari kediaman Dr Ueng, di Jalan Terusan Ibrahim Singadilaga, Purwakarta.

Vega yang hadir saat proses pemakaman bersama anak dan suaminya, Dema Sany Senjaya tampak sedih. Berbalut kerudung dan kacamata hitam untuk menutupi air mata yang terus menetes, Vega dan Dema terlihat berusaha tegar dan ikhlas.

Vega mengaku kaget mendapat kabar meninggalnya Ueng, sesaat setelah ia izin pergi untuk pergi syuting. "Kaget, karena baru banget izin keluar dulu dari RSPAD pukul 17.00 WIB, terus selang 30 menit ditelepon suami sambil nangis-nangis, ngasih kabar papah meninggal," kata Vega saat ditemui di rumah duka, di Jalan Ibrahim Singadilaga.

Menurut Vega, sosok ayah mertuanya yang memiliki klinik pengobatan di Purwakarta itu adalah orang yang baik dan penuh akan rasa cinta. Terbukti, saat mendapat kabar meninggal dunia, banyak pihak yang turut melayat dan mendoakan kepergiannya.

Bahkan, saat dia memposting kabar duka tersebut di Instagramnya, banyak pula pasien dan kerabat almarhum yang komentar berisikan doa. "Aku cukup bersyukur ternyata papah di Purwakarta banyak yang kenal dan dianggap sebagai tokoh. Selain kerabatnya, ke pasiennya juga pada deket dan kenal, dan enggak cuman dari Purwakarta saja," ujarnya.

Suami Vega, Dema yang merupakan putra kedua dari almarhum menyebutkan bahwa ayahnya telah mengidap sakit kanker prostat sejak lama. Sebelum meninggal, Ueng sempat tidak sadarkan diri dan dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada Selasa (16/10).

Bahkan kata Dema, karena sakitnya itu tujuh bulan terkahir ayahnya sering kali keluar masuk rumah sakit untuk melakukan pengobatan. "Beliau punya penyakit kronis yang sudah lama, jadi kondisi kemarin mungkin kondisi puncak dari penyakitnya," ucap Dema.

Ia pun mengaku keluarganya telah iklhas atas kepergian ayah yang menjadi motivasi ia menjadi dokter. Bahkan, dia bersama keluargalah yang menemani dan merawat hingga Dokter Ueng menghembuskan nafas terakhirnya menjelang Magrib.

"Insyaallah papah sosok yang baik, dan sempat diberikan kesabaran yang cukup panjang untuk menerima penyakitnya. Insyaallah papah khusnul khatimah," katanya. [ald]

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB