Petani Lembang Kekeringan, Ekspor Baby Buncis Terhambat

Ekbis  SABTU, 20 OKTOBER 2018 , 14:30:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Petani Lembang Kekeringan, Ekspor Baby Buncis Terhambat

Foto/Net

RMOLJabar. Petani sayuran di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluh sulitnya mendapatkan pasokan air untuk lahan pertanian.

Kendati di beberapa daerah sudah mulai turun hujan, namun di wilayah Lembang khususnya Cibodas masih terjadi kekeringan.

"Kemarau ini air sulit. Kami kebingungan untuk menyiram area pertanian yang setiap hari harus diberi air," kata salah seorang petani sayuran di Cibodas, Dadan Kartiwa (36), Sabtu (20/10).

Dia menjelaskan, selama tiga hari terakhir air yang berasal dari mata air gunung tak jauh dari perkampungan sama sekali tidak mengalir ke lahan pertanian. Sehingga para petani memilih tidak menanam.

Menurutnya, dalam satu minggu air mengalir hanya satu hari. Salah satu upaya antisipasi yang dilakukan warga dengan membuat sumur bor. Namun, bagi para petani yang tergabung di Kelompok Tani Macakal, biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat sumur bor relatif mahal.

"Bantuan air dari pemerintah pun hingga saat ini belum ada," katanya.

Jika dalam kondisi normal, dengan luas lahan 3-5 hektar yang dikelola kelompok tani, satu hari bisa panen satu kwintal baby buncis kenya. Sedangkan ada kondisi kekeringan seperti ini, hasil panen hanya 30 kilogram.

"Sudah dua bulan terakhir kita tidak mengirimkan produk baby buncis ke Singapura," keluhnya.

Dirinya berharap, kondisi alam segera berubah. Sebagai penanganan sambil menunggu masuknya musim penghujan, pihaknya meminta instansi terkait untuk membantu suplai air ke petani.

Sebab, selain kebutuhan air bersih untuk keperluan aktivitas warga sehari-hari, petani juga membutuhkan pasokan air agar benih bibit tanaman yang telah ditanam tidak mati.

"Dampak dari kemarau membuat produksi di kelompok tani menurun. Sehingga pendapatan yang didapat petani juga berkurang," tandasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB