HSN, Menegaskan Peran Santri Dalam Pembangunan

Ragam  SABTU, 20 OKTOBER 2018 , 20:56:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

HSN, Menegaskan Peran Santri Dalam Pembangunan

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Peringati Hari Santri Nasional (HSN) 2018. Ribuan Santri, Ustad, kiai hingga tokoh agama di Kabupaten Purwakarta melakukan jalan sehat sarungan, Sabtu (20/10).

Ketua Tanfidziyah PCNU Purwakarta, Bahir Muhlis mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk memperlihatkan bahwa di Purwakarta masih ada santri.

"Diikuti oleh perwakilan santri dari seluruh pesantren di Purwakarta. Tujuannya untuk memperlihatkan identitas sebagai santri, bahwa santri itu masih ada," ujar Ustad Bahir, di Taman Pasanggrahan Padjajaran atau Alun-alun Purwakarta, Purwakarta.

Jalan sehat itu diikuti oleh santriwan dan santriwati menggunakan baju muslim berupa sarung maupun gamis. Berjarak sekitar empat kilometer, dari Mapolres Purwakarta, Cisereuh, hingga alun-alun Purwakarta, para santri itu berjalan sambil bershalawat.

Bahir menyebut jalan santai ini diharapkan bisa menjadi ajang penambah semangat nasionalisme dan religius bagi banyak pihak. "Agar semangat nasionalisme dan religius nampak pada seluruh elemen masyarakat, khususnya pada para santri untuk masa yang akan datang," ucapnya.

Seperti halnya juga dikatakan oleh seorang santriwati dari ponpes Al-Muchtohar, Lestari yang turut ikut dalam kegiatan jalan sehat tersebut. Menurutnya, kegiatan santri dalam memperingati HSN di Purwakarta adalah agenda yang luar biasa dan positif.

"Menurut saya dengan adanya jalan sehat ini kami bisa kembali mengangkat harkat martabat santri. Bahwa santri itu masih ada loh dan tidak lagi dipandang sebelah mata oleh masyarakat," ujar Lestari.

Agenda Rutin HSN

Sementara, Ketua pelaksana HSN 2018 Purwakarta, Din Din Ibrahim mengatakan ada lebih dari 6000 santri yang mengikuti acara jalan sehat. "Kami menggelar jalan santai sarungan dalam rangka memperingati hari santri nasional tingkat Purwakarta. Sarungan digunakan sebagai identitas saja, bahwa kami sebagai santri," kata Din Din.

Hebatnya, meski diikuti oleh ribuan orang, kegiatan jalan sehat sarungan itu tidak menutup ruas jalan sepenuhnya. Para santri berjajar rapih di pinggir jalan, yang hanya menghabiskan setengah ruas jalan sepanjang empat kilometer.

Dikawal anggota Polres Purwakarta, santriwan santriwati itu mulai berjalan kaki dari lapangan Mapolres Purwakarta, Cisereuh, Purwakarta.

Menurut Din din, tidak hanya tahun ini, bahwa kegiatan peringatan HSN di Purwakarta akan terus digelar kedepannya. "Tiap tahun selalu diperingati oleh kami (santri) di Purwakarta dan kedepannya juga tidak akan berhenti, malah akan terus berkembang," ujarnya. [ald]

Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB