Gojek Harus Miliki Sistem Penangkal GPS Palsu

Ekbis  JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 16:21:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Gojek Harus Miliki Sistem Penangkal GPS Palsu

Iyan Restu Langit/RMOLJabar

RMOLJabar. Himpunan Driver Bandung Raya (HBDR), meminta pihak Mitra Gojek Cabang Bandung menonaktifkan GPS palsu yang digunakan oknum driver nakal.

Hal tersebut diungkapkan Pimpinan HDBR, Iyan Restu Langit seusai mediasi dengan pihak mitra Gojek Bandung di Kantor Gojek, Jalan Kiaracondong, No 372A, Kota Bandung, Jumat (2/11).

Iyan mengatakan, pihaknya menginginkan manajemen tidak menghukum oknum driver nakal, melainkan membuat sistem untuk memblokir aplikasi fake GPS tersebut.

"Fake GPS yang pake tuyul dan keinginan kita adalah supaya jangan driver yang diberikan sanksi justru fake GPS nya yang harus di non aktifkan, dihapuskan atau minimal di counter. Selama ini yang jadi polemik sesama driver adalah tentang masalah fake GPS dan tidak fake GPS ," ucapnya.

Ia mengungkapkan, saat ini lebih dari 50 persen driver ojek online menggunakan fake GPS. Hal tersebut merupakan sebuah polemik diantara driver yang jujur dan oknum pengguna fake GPS.

"Kebanyakan. Mayoritas 60 persen hingga 70 persen pakai fake GPS. Karena memang dipahami bahwa online sendiri canggih tidak seperti ojeg pangkalan. Karena kami tidak mungkin sekelas online mangkal pinggir jalan ga akan mungkin karena bukan karakteristik online itu sendiri," ungkapnya kepada RMOLJabar.

Selanjutnya, pihaknya akan menunggu dari pihak manajemen Gojek cabang Bandung yang akan menindaklanjuti dengan menonaktifan GPS palsu tersebut.

"Manajemen (Gojek Cabang Bandung) bulan Desember dan Januari akan menonaktifkan atau mengcounter fake GPS. Jadi walaupun fake GPS ada, orang pakai fake GPS ga bisa ambil order lagi," pungkasnya.

Perlu diketahui, sistem kerja fake GPS yaitu merubah titik koordinat GPS pada aplikasi driver gojek untuk ditempatkan di titik tertentu, sehingga meskipun driver nakal tersebut berada jauh dari konsumen tetapi titik koordinat driver menjadi dekat dengan konsumen, hal tersebut akan menguntungkan pengguna fake GPS dikarenakan sistem Gojek yang memberikan order dari konsumen kepada driver terdekat berdasarkan titik koordinat GPS driver. [aga]


Komentar Pembaca
Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

Darmin Tak Sejalan Dengan Jokowi

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

Maroko Luncurkan Satelit Mohammed VI-B

RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

Pembantaian Keluarga Nainggolan Diperagakan

SENIN, 19 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB