Kabupaten Tasikmalaya

Wabup Tasikmalaya Tampung Jeritan Warga

Peristiwa  KAMIS, 08 NOVEMBER 2018 , 16:48:00 WIB | LAPORAN: IRPAN WAHAB

Wabup Tasikmalaya Tampung Jeritan Warga

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Tiga hari pasca bencana banjir di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, ratusan warga di beberapa kampung di Desa Ciandum sangat merasakan dampak bencana yang cukup berat. Warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok seperti air bersih, beras, tikar untuk keperluan tidur, gas serta alat alat masak dan keperluan lainnya yang sangat mendesak.

Sekalipun beberapa kebutuhan pokok tersedia di warung kampung tetangga yang tidak terkena bencana, tetapi harganya melambung tinggi. Satu kilogram beras mencapai Rp15 ribu, padahal biasanya dijual Rp11 ribu hingga Rp12 ribu. Kemudian harga gas ukuran 3 kilo gram mencapai Rp35 ribu. Untuk BBM jenis Pertalite juga mencapai Rp25 ribu.

"Rata rata warga saat ini masih disibukkan membersihkan rumah masing masing. Adapun untuk memenuhi kebutuhan makan, kita memilih banyak berpuasa atau meminta bantuan dari saudara. Yang diutamakan  adalah anak anak kami bisa makan sekalipun hanya dengan garam," papar Udin Saepudin, salah seorang warga Kampung Japara RT 01/01 Desa Ciandum, Kamis (8/11/).

Tidak sampai di situ, akibat jebolnya jembatan Cipatujah, aktivitas pendidikan para siswa yang sekolah di Desa Cipatujah dan desa-desa Lainnya, untuk sementara terhambat.

"Disini banyak siswa SMA Negeri 1 Cipatujah, SMK Darawati, SMP bahkan SD Negeri yang berada di seberang jembatan,"  tutur Udin.

Hal itu mencuat, saat Wakil Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, didampingi Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra, Ketua PD DMI Kabupaten Tasikmalaya KH. Dede Saeful Anwar dan Camat Cipatujah Agus Muslim, melakukan peninjauan langsung ke Kampung Japara, Wera, Batununggal, Kulur dan Pangremisan.

"Saya sudah menginstruksikan agar seluruh jajaran pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan upaya tercepat apapun caranya. Yang utama adalah kebutuhan pokok warga terpenuhi," Kata Ade.

Dari peninjauan ke lokasi bencana tersebut, selain sembako, ada beberapa kebutuhan penting lainnya yang sifatnya mendesak, yakni tikar untuk alas tidur dan alat penyedot lumpur. [yud]



Komentar Pembaca
Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

Intervensi Media Dalam Pilpres 2019

SENIN, 29 OKTOBER 2018 , 23:07:00

TNI Bantu Angkut Panel Risha Percepat Pembangunan Rumah Warga Di NTB