Nelayan Antusias Hadirnya E-Log Book

Pemerintahan  SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 01:34:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Nelayan Antusias Hadirnya E-Log Book

Agus Suherman/RMOLJabar

RMOLJabar. Meski terbilang baru masih dalam tahap transformasi serta transisi, namun program input dta hasil perikanan atau Elektronik Fishing Log Book (E-Log Book) yang digagas Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) mendapat respon bagus dari para nelayan.

Hal itu dikemukakan Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP Agus Suherman saat kunjungan kerja bersama Anggota Komisi IV DPR RI di TPI Karangsong Indramayu, Senin (12/11).

"Ini masih tahap transformasi. Awal-awal susah tapi akhirnya mereka malah lebih memilih berbasis tekhnologi. Mereka ga menolak, justru sekarang antusias," kata Agus kepada wartawan.

Agus mengaku, proses sosialisasi program E-Log Book baru berjalan 1 bulan belakangan. Di awal sosialisasi, ditemukan banyak masukan dari para nelayan, khususnya Nakhoda Kapal dan pengusaha ikan selaku penginput data E-Log Book, seperti kekhawatiran tentang sulitnya memperoleh perizinan kapal, keterbatasan kemampuan Nakhoda dan keamanan data perikanan.

Pengisian E-Log Book, jelas Agus, hanya membutuhkan waktu 5-10 menit, sangat mudah tanpa harus menggunakan kertas seperti biasa dilakukan secara manual. Sistemnya pun, terpadu.

Adapun tujuannya, sebut Agus, diantaranya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas data sebagai landasan untuk membuat kebijakan yang kuat dalam manajemen perikanan, untuk memperkuat sistem penelusuran produk perikanan Indonesia, untuk mempromosikan kepatuhan nelayan, dan untuk mencegah kegiatan Perikanan Ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur secara umum.

"E-Log Book itu berarti aplikasi yang sudah disusun untuk memudahkan nelayan dalam melaporkan melalui aplikasi, di sini saja, melalui Hanphone. Mereka menangkap dimana, hasil tangkapannya berapa ton, kemudian jenis ikannya apa saja," papar Agus.

Dijelaskannya, penggunaan E-Log Book dapat melalui instal (download) aplikasi di Handphone berbasis Android dengan ketentuan 1 aplikasi untuk tiap kapal. KKP akan terus melakukan sosialisasi ke titik-titik strategis seperti pelabuhan perikanan yang banyak disinggahi kapal di atas 30 Groston (GT).

Agus menyebutkan, adopsi E-Log Book disesuaikan dengan landasan hukum Peraturan Menteri (Permen) Nomor 48 tahun 2014 tentang E-Log Book dan pelaksaannya pun sesuai dengan standar operasional yang baku.

"Ini baru proses, baru proses di Muara Baru, Kendari, Jatim, dan akan terus disosialisasikan penggunaan tekhnologinya kepada masyarakat nelayan," ujarnya.

Guna memaksimalkan pelaksanaan program E-Log Book, KKP menyediakan SDM agar proses sosialisasi penggunaan E-Log Book ini berjalan sesuai harapan, seperti misalnya melatih Syahbandar di pelabuhan.

"Kita datangkan ke pelabuhan-pelabuhan, kita undang mereka. Kemudian kita juga banyak sekali (programnya), perjanjian kerja laut, kemudian E-Log Book, kemudian perizinan dan lain sejenisnya," pungkasnya.[feb]

Komentar Pembaca
Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Prabowo Dikepung Pendukung Di Masjid Kauman

Prabowo Dikepung Pendukung Di Masjid Kauman

JUM'AT, 15 FEBRUARI 2019 , 21:00:00