Ini Cara Pemkab Cirebon Gali Potensi Desa

Pemerintahan  RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 22:00:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Ini Cara Pemkab Cirebon Gali Potensi Desa

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai menggali sekaligus memetakan potensi setiap desa.  

Salah satu caranya dengan menggelar Bursa Inovasi Desa 2018 yang diikuti 412 desa se Kabupaten Cirebon.

"Ini puncaknya kegiatan ini, dengan diawali dengan sosialisasi kemudian pelatihan-pelatihan dan bursa inovasi. Dan ini, semua kabupaten. Bukan hanya Cirebon saja," ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Cirebon, Memet Surachmat usai acara yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Rabu (21/11).

Menurutnya, 412 desa memiliki potensi yang berbeda satu sama lain. Baik dari sisi program BUMDes, embung desa dan sarana prasarananya, sesuai dengan lokasi serta potensinya masing-masing.

"Harapan dari kegiatan ini, Pemkab Cirebon dapat menginventarisir potensi-potensi tiap desa, baik berupa program, gagasan, kreativitas, pemerintahan, infrastruktur, pembangunan maupun kemasyarakatan itu sendiri," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Terpilih Imron Rosyadi menuturkan, upaya menggali potensi desa sangat diperlukan untuk melihat sejauhmana tantangan dan peluang masing-masing desa.

"Allah menciptakan alam untuk manusia. Tapi manusianya bisa menggali potensi alam tidak ? Dan bisa memelihara alam tidak ? Alam ini oleh Allah dikasihkan untuk umat, untuk manusia. Mau dipakai tapi harus dipelihara," kata Imron.

Memelihara potensi itu, jelas Imron, tentunya perlu kajian yang berbasis ilmu pengetahuan. Mustahil menggali potensi dan data peluang setiap desa tanpa pengetahuan yang memadai. Olehnya, pembangunan sebuah daerah itu harus diawali dari desa-desa.

"Alhamdulillah dari Presiden Jokowi bahwa desa itu dikembangkan. Bahkan dana-dana juga digulirkan agar masyarakat desa tidak ke kota atau istilahnya urbanisasi," katanya.

Menurutnya, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah dan kebijakan yang pro terhadap kebutuhan serta kepentingan masyarakat desa. Peningkatan perekonomian di desa menjadi hal pertama dan utama yang harus mendapatkan perhatian pemerintah.

Dengan begitu, lanjut Imron, masyarakat akan memilih tinggal di desa dan tidak pindah ke kota meninggalkan desanya. "Agar masyarakat membangun dari desanya itu sendiri," demikian Imron.[feb]

Komentar Pembaca
Karyawan Pertamina Tolak Dikambinghitamkan Penguasa

Karyawan Pertamina Tolak Dikambinghitamkan Penguasa

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Unicorn Bukan Yunikon

Unicorn Bukan Yunikon

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 17:00:00