Kota Sukabumi

Perbaikan Rutilahu Tak Masuk APBD 2019, PDIP: Kurang Berpihak Ke Masyarakat Kecil

Politik  SELASA, 04 DESEMBER 2018 , 21:14:00 WIB | LAPORAN: HERI PEBRIANTO

Perbaikan Rutilahu Tak Masuk APBD 2019, PDIP: Kurang Berpihak Ke Masyarakat Kecil

Tedi Untara/RMOLJabar

RMOLJabar. Tidak masuknya alokasi anggaran perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di APBD 2019 Kota Sukabumi, disoroti PDI Perjuangan.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi, Tedi Untara menegaskan jika Pemkot Sukabumi kurang berpihak kepada masyarakat kecil.

"Kurang berpihak aja kepada masyarakat kecil," ujar Tedi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (4/12).

Menurutnya APBD bisa untuk memback up perbaikan Rutilahu. "Untuk perbaikan rutilahu APBD kota juga bisa memback up pembangunannya, selain mengandalkan pusat dan provinsi," tandasnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, anggaran terbatas jadi alasan Pemerintah Kota Sukabumi tidak memasukkan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di APBD 2019 senilai Rp1,2 triliun.

Padahal alokasi anggaran untuk infrastruktur di 2019 mencapai Rp30 miliar.

"2019 kita belum, Pemda ingin sifatnya nanti pendampingan. Anggaran masih sangat terbatas, lihat nanti provinsi dan pusat seperti apa," tandas Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi singkat saat dimintai tanggapan ke RMOLJabar, Selasa (4/12).

Informasi yang diperoleh RMOLJabar, tidak adanya alokasi anggaran perbaikan rutilahu terjadi sejak tahun 2018. Padahal di tahun 2016, Pemkot Sukabumi bisa alokasikan anggaran Rp870 juta untuk 58 unit dan Rp750 juta untuk 50 unit rutilahu di 2017.

Adapun rutilahu yang perlu diperbaiki tersisa sekitar 3.705 unit.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Sukabumi Asep Irawan mengakui alokasi anggaran perbaikan rutilahu di APBD 2019 tidak ada.

"Tahun depan belum ada, nanti kita bicarakan. Infrastruktur 2019 totalnya sekitar Rp30 miliar untuk semua jalan lingkungan dan drainase. Rutilahu sementara tidak," tandasnya.

Meski 2019 belum dianggarkan, Asep menegaskan biasanya ada proses komunikasi dengan pusat dan propinsi karena Kota Sukabumi memiliki data base.

"Mudah-mudahan dengan ini Pak Wali lebih tergugah, beliau bicara kolaborasi semua sektor, pusat propinsi maupun kota dan unsur lain," tuturnya usai penyerahan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Hotel Anugerah, Kota Sukabumi. [aga]

Komentar Pembaca
Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

SELASA, 18 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00