Kabupaten Bandung

APK Pilpres Bergambar Jokowi-Ma'ruf Terbanyak Langgar Aturan

Politik  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 14:38:00 WIB | LAPORAN: DILA NASHEAR

APK Pilpres Bergambar Jokowi-Ma'ruf Terbanyak Langgar Aturan

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Di Kabupaten Bandung Alat Peraga Kampanye (APK) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 bergambar Joko Widodo-Ma'ruf Amin tercatat paling banyak melanggar aturan tempat pemasangan.

Hal tersebut, diketahui sesuai rekapitulasi data sementara hasil penertiban APK Pemilu oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (6/12) siang.

Berdasarkan data itu, dari 6.310 APK yang telah ditertibkan hingga awal Desember ini karena telah menyalahi aturan sebanyak 786 diantaranya merupakan APK (Alat Peraga Kampanye) capres cawapres no urut 01.

Berbeda dengan jumlah APK bergambar kandidat capres cawapres no urut 02 yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang dinilai melanggar dalam aturan pemasangan alat peraga kampanye hanya sebanyak 16 buah.

Selain itu, ada sebanyak 5.356 APK Partai Politik (Parpol) yang didominasi gambar para calon anggota legislatif (caleg) yang juga ditertibkan jajaran Bawaslu lantaran terpasang di fasilitas dan sarana umum.

Dari data diatas Golkar menjadi partai politik (parpol) penyumbang terbesar APK yang melanggar yaitu sebanyak 978 buah, disusul Partai Gerindra 861 buah, PDI P 731 buah, Demokrat 697 buah, dan Nasdem 651 buah.

Selanjutnya ada APK dari PKS 299 buah, PAN 255 buah, PBB 219 buah, PKB 210 buah, Perindo 209 buah, Hanura 108 buah, Partai Berkarya 62 buah, PPP 41 buah, PSI 34 buah, dan Partai Garuda hanya 1 buah.

Tak hanya APK bergambar capres cawapres dan parpol yang mayoritas milik para caleg, hasil penertiban Bawaslu bersama aparat Pemkab Bandung juga mencopot 152 APK calon DPD RI sebab melanggar ketentuan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Januar Solehuddin memperkirakan, bila jumlah APK yang telah ditertibkan sebanyak 6.310 buah dengan rincian baliho 870, spanduk 4.482, umbul umbul 958 bakal terus bertambah.

"Karena laporan dilapangan masih banyak. Kami juga kembali mengimbau agar para peserta Pemilu (beserta tim kampanyenya) mematuhi aturan dalam penempatan APK, bila tidak tentu akan ditertibkan," tegasnya. [yud]



Komentar Pembaca
Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

Politisi PDIP: Tim Kami Over Acting!

SELASA, 18 DESEMBER 2018 , 15:00:00

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Belajar Wayang

Belajar Wayang

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 19:22:00

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00