KPU Harus Profesional, Jangan Main Mata

Politik  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 14:45:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

KPU Harus Profesional, Jangan Main Mata

KPU/Net

RMOLJabar. Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai penyelenggara pemilu harus menunjukan sikap profesionalisme dalam menjalankan amanat undang-undang. Jangan sampai ada kesan dari masyarakat kalau KPU lah yang bisa memenangkan kontestasi pemilu tersebut.

Begitu dikatakan, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, melalui sambungan teleponnya kepada redaksi RMOLJabar, Kamis (6/12).

"KPU sebagai penyelenggara harus taat terhadap perintah undang-undang. Anggota KPU dibayar/digaji untuk bekerja secara profesional, jangan main mata, dukung-mendukung atau memenangkan pileg dan pilpres. Jangan ada kesan dari masyarakat bahwa ada peserta pemilu yang diuntungkan. Sehingga masyarakat yang memang punya jagoan merasa dirugikan," kata Ujang.

Ditegaskan Ujang, KPU harus menanamkan sikap profesionalisme yang di dalamnya berisi sikap objektif, adil, tidak main mata dan kong kalikong dengan para peserta pemilu.

"Ini sebetulnya yang harus menjadi perhatian bersama," pungkasnya. [yud]





Komentar Pembaca
Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

Ani Yudhoyono Dijaga SBY Dan Cucu

SABTU, 16 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

BENANG MERAH (EPS.167): Tak Seirama Di Kubu Petahana
Prabowo Dikepung Pendukung Di Masjid Kauman

Prabowo Dikepung Pendukung Di Masjid Kauman

JUM'AT, 15 FEBRUARI 2019 , 21:00:00