PJT II Gelar Panen Perdana CBF

Ragam  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 16:40:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

PJT II Gelar Panen Perdana CBF

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Mengukur tingkat keberhasilan dari penerapan program Perikanan Tangkap Berbasis Budidaya (Culture Based Fisheries). PJT II Jatiluhur lakukan panen perdana, di Perairan Waduk Jatiluhur.

"Sebelumnya, PJT lI telah mengembangkan budidaya perikanan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di perairan waduk Jatiluhur, dengan nama program Culture Based Fisheries (CBF)," ujar Dirut PJT II Jatiluhur, Joko Saputro di Istora Jatiluhur, Kamis (6/12).

Hadir pada acara tersebut Direksi PJT II, Direksi Perum Perindo, Muspida terkait serta kelompok petani yang terlibat dalam program CBF. Ikan hasil dari panen CBF akan diolah oleh Perum Perindo menjadi tepung ikan.

Menurut Joko kunci keberhasilan program CBF tidak terlepas dari penebaran benih ikan yang rutin yang dilakukan Perum Jasa Tirta II.

Sejak awal digulirkan tahun 2017 sampai akhir tahun 2018, PJT II telah secara kontinyu dan konsisten melakukan penebaran benih ikan dengan mengundang Gubernur Jawa Barat, Pangdam III Siliwangi, Bupati Purwakarta, Muspida Purwakarta dan para petani sekitar waduk.

Keberhasilan program ini digadang-gadang akan menjadi lapangan kerja alternatif para petani sekitar waduk tanpa harus menggunakan Keramba Jaring Apung (KJA).

"Ke depannya, keberlanjutan keberhasilan program perikanan tangkap berbasis budidaya membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya ikan di perairan Waduk Jatiluhur," kata Dirut.

Diharapkan, kegiatan panen perdana program CBF ini dapat meningkatkan minat para petani untuk memahami teknis pengembangan, pengelolaan, monitoring dan evaluasi program CBF.

Di hari yang sama, PJT II juga mulai menerapkan program CBF di demplot dan genangan area Bendung Curug melalui penebaran benih ikan patin, nila dan bandeng.

Hal itu dilakukan guna mendukung program Citarum Harum dengan usaha mengembalikan ekosistem alami perairan Sungai Citarum.

Dengan adanya pengembangan sektor perikanan di Waduk Ir. H. Djuanda Jatiluhur dari KJA ke perikanan tangkap berbasis budidaya (CBF) diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengelolaan waduk yang produktif dan berkelanjutan serta menjaga kualitas lingkungan perairan Waduk Jatiluhur.

"Tercapainya keberhasilan program CBF dapat menjadi pilot project bagi waduk/danau lain di Indonesia untuk menerapkan perikanan tangkap yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan," demikian Joko Saputro. [yud]


Komentar Pembaca
Unicorn Bukan Yunikon

Unicorn Bukan Yunikon

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00