Kabupaten Sukabumi

Bawaslu: Spanduk Tolak Capres Pelanggar HAM Ada Ujaran Kebencian

Politik  MINGGU, 16 DESEMBER 2018 , 11:48:00 WIB | LAPORAN:

Bawaslu: Spanduk Tolak Capres Pelanggar HAM Ada Ujaran Kebencian

Teguh Hariyanto/RMOLJabar

RMOLJabar. Spanduk mengatasnamakan Partai Amanat Nasional (PAN) yang beredar di Kabupaten Sukabumi, dinilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ada ujaran kebencian.

Sebelumnya, beredar spanduk berlogo PAN di Kabupaten Sukabumi. Dalam tulisan spanduk berwarna biru itu berisi Demi Kemanusiaan, Kami Kader PAN Menolak Dipaksa Pilih Capres Pelanggar HAM.

"Ada ujaran kebencian di dalam spanduknya. Namun, jika laporan tidak dilengkapi sampai batas waktu yang ditentukan, maka tidak bisa dilanjut. Tapi masih ada waktu untuk melengkapi," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi Teguh Hariyanto kepada Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (16/12).

Pihak Bawaslu membenarkan telah menerima laporan dari DPD PAN Kabupaten Sukabumi sejak Jumat (14/12) lalu.

"Sudah ada laporan dari DPD PAN ke kami. Hasil laporannya, itu bukan buatan DPD PAN," katanya.

Menurut Teguh, laporan yang disampaikan oleh DPD PAN Kabupaten Sukabumi belum lengkap. Pasalnya, Bawaslu baru menerima laporan tertulis dan bukti spanduk ujaran kebencian tersebut.

"Baru nama pelapor dan bukti spanduk yang kami terima. Tinggal yang dilaporkan saja, belum kami terima," ucapnya.

Meskipun begitu, masih ada waktu beberapa hari lagi sebelum hangusnya masa pelaporan. Sebab, tenggat waktu pelaporan ialah sepekan sejak peristiwa.

"Tenggat waktu pelaporan 7 hari sejak terjadinya peristiwa dugaan pelanggaran," pungkasnya.[feb]


Komentar Pembaca