Kabupaten Bandung Barat

Spanduk Prabowo-Sandi Dicopot, Bukti Demokrasi Tidak Santai

Peristiwa  SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 08:16:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Spanduk Prabowo-Sandi Dicopot, Bukti Demokrasi Tidak Santai

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Pencopotan Alat Peraga Kampanye (APK) kembali terulang. Kali ini terjadi di Kabupaten Bandung Barat, saat relawan yang mengatasnamakan KomPas (Komunitas Sahabat Prabowo-Sandi) Bandung memasang spanduk, di sekitar Kecamatan Cipendeuy.

Salah seorang relawan yang bernama Wawan Ridwan (33), menjelaskan kronologi pencopotan spanduk yang sudah dipasangnya, pada hari Sabtu (15/12).

"Dipasang hari sabtu jam 08.45 WIB pagi. Saat melewati rumah itu jam 19.30 WIB malam spanduk itu sudah tidak ada," kata Wawan, dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/12).

Diakui Wawan, pemasangan spanduk itu dilakukannya di depan salah satu rumah milik pribadi. Bahkan pemiliknya pun sudah mengizinkan pemasangan itu.

Selanjutnya, alasan Wawan memasang spanduk tersebut hanya ingin mengenalkan sosok capres nomor urut 02 yaitu Prabowo-Sandiaga, kepada masyarakat KBB.

"Saya bukan orang partai, ini atas gerakan sendiri, tanpa dibayar seperak pun. Karena ini pemilu demokrasi, saya menganggap tidak ada yang salah dari pemasangan alat peraga kampanye," jelas Wawan.

Untuk itu, Wawan meminta kepada oknum yang telah mencuri atau mencopot spanduk tersebut, agar menilai pemilu sebagai ajang perlombaan untuk mencapai suatu kebaikan.

"Kita harus melihat kompetisi demokrasi ini dengan santai dan gembira," pungkasnya. [yud]




Komentar Pembaca