Tak Terima Dana Selama Kejurnas 2018, PBVSI Pertanyakan Bantuan KONI Jabar

Olahraga  SABTU, 22 DESEMBER 2018 , 09:37:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Tak Terima Dana Selama Kejurnas 2018, PBVSI Pertanyakan Bantuan KONI Jabar

Foto/Net

RMOLJabar. Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat, mengaku tidak mendapatkan bantuan untuk kebutuhan pengiriman tim yang mengikuti sejumlah kejuaraan nasional.

Ketua Harian PBVSI Jawa Barat Dadi Saridji mengatakan, sepanjang tahun 2018, PBVSI tidak mendapatkan bantuan dana pembinaan olah raga dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat.

"Biasanya, PBVSI selalu mendapatkan bantuan untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan besar yang skalanya nasional. Tapi sepanjang tahun 2018 ini, kami sama sekali tidak mendapatkan," ujar Dadi Saridji di Sekretariat PBVSI Jabar, Jalan Lodaya, Kota Bandung, Jumat (21/12).

Dadi mengatakan, PBVSI tidak menuntut banyak dari KONI Jabar terkait bantuan dana pembinaan. Dirinya berharap, KONI Jabar menyalurkan dana pembinaan yang anggarannya sudah tersedia dari dana hibah yang diberikan Pemprov Jabar.

"Ikut kejuaraan level nasional, seperti Kejurnas junior di Jatim itu biayanya cukup berat dan karena itu kami mengajukan permohonan bantuan," kata Dadi.

Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui apa yang menjadi alasan dari KONI Jabar tidak merespons permintaan bantuan. Padahal semua prosedur permohonan bantuan sudah ditempuh.

"Awalnya pengajuan kami sempat dikembalikan karena proposal harus ditandantangani Ketua Umum (PBVSI Jabar) langsung. Tapi setelah proposal pengajuan ditandatangani langsung Ketua umum, juga tetap tidak ada," uar Dadi.

Selanjutnya, Dadi berharap, masalah tidak dicairkannya dana hibah ini bukan karena keikutsertaan PBVSI Jabar yang menggugat kepemimpinan Ketua KONI Jabar Brigjen TNI Ahmad Saefudin ke BAORI.

"Jangan sampai masalah BAORI itu jadi alasan KONI Jabar tidak mau memberikan bantuan dana pembinaan. Bagaimanapun, pembinaan olah raga dan gugatan ke BAORI itu urusan yang berbeda. Tidak seyogyanya pembinaan atlet dikorbankan," kata Dadi.

Padahal kata dia, Jabar tidak pernah absen pada perhelatan kejuaraan level nasional. Sepanjang 2018 ini, PBVSI Jabar mengirimkan tim untuk tiga kejuaraan nasional Divisi 1 Livoli, kejuaraan nasional usia 17 tahun di Jakarta, kejuaraan nasional junior di Tuban (voli pasir) dan Ngawi Jawa Timur (voli indoor).

"Untuk mengirimkan tim ke kejurnas itu tentu butuh biaya tidak sedikit. Termasuk untuk membentuk tim kejurnas junior misalnya, itu harus menyelenggaraan kejuaraan daerah dulu. Selama 2018 ini, dananya gotong royong pengurus, dari KONI Jabar tidak ada," pungkasnya. [yud]




Komentar Pembaca