Jawa Barat

Rawan Bencana, Walhi Minta Pemerintah Sensitif Kaji Tata Ruang Wilayah

Ragam  RABU, 02 JANUARI 2019 , 16:44:00 WIB | LAPORAN: YUDHA SATRIA

Rawan Bencana, Walhi Minta Pemerintah Sensitif Kaji Tata Ruang Wilayah

Foto/Net

RMOLJabar. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Jawa Barat), meminta pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, untuk meminimalkan resiko bencana yang terjadi di Jawa Barat.

Begitu dikatakan, Begitu dikatakan, Ketua Walhi Jabar Dadan Ramdan, dalam saluran teleponnya kepada redaksi RMOLJabar, Rabu (2/19).

Meskipun Jawa Barat yang memiliki topografi wilayah yang bisa kapan saja mengundang bencana, akan tetapi hal tersebut bisa diminimalisir dengan berbagai upaya mitigasi.

"Pemerintah dan semua pihak harus membangun kesiapsiagaan warga di musim penghujan. Dengan edukasi, sosialisasi pelatihan mitigasi bencana untuk meminimalkan resiko. Sehingga warga juga bersemangat untuk menjaga keselamatannya," kata Dadan.

Walhi juga meminta pemerintah untuk mengkaji kembali tata ruang wilayah. Karena sampai saat ini, kebijakan tata ruang wilayah masih belum sensitif terhadap dampak dari pembangunan kepada resiko bencana.

"Kebijakan tata ruang wilayah di Jabar, seperti pemerintah provinsi, kabupaten/kota, bahkan di level nasional belum mengutamakan resiko bencana," kata Dadan.

Dadan mencontohkan, pembangunan jalan tol, kereta api cepat, dan bendungan malah dibangun di wilayah yang sangat rawan terjadi bencana.

"Belum maksimal kajian tata ruang wilayah yang sensitif terhadap bencana," pungkasnya. [yud]



Komentar Pembaca