Kabupaten Purwakarta

Tiga Bersaudara Baku Hantam, Satu Meregang Nyawa

Peristiwa  SELASA, 08 JANUARI 2019 , 16:28:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Tiga Bersaudara Baku Hantam, Satu Meregang Nyawa

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Belum diketahui pasti apa penyebabnya. Tiga kakak beradik, AG (24), RN (26) dan DN (28) terlibat perselisihan yang mengakibatkan RN tewas ditangan AG dan DN. Tempat kejadian yang menimpa Tiga bersaudara itu di Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu, Purwakarta.

Dari informasi yang dihimpun RMOLJabar, pembunuhan ini terjadi ketika korban RN yang dikenal emosional, pulang ke rumah dengan marah-marah dan terpengaruhi alkohol. AG adik korban mengingatkan RN kakaknya agar berperilaku lebih baik. Namun RN yang tidak terima di nasehatin adik, lantas terlibat perkelahian dengan adiknya tersebut.

Di tengah pertikaian, DN kakak paling besar melerai perkelahian kedua adiknya. Karena merasa kesal pun, DN memukul RN sedangkan AG kabur ke depan warung dengan niat menghindari pertikaian semakin meluas.

RN yang sudah tersulut emosi serta di dasari karena kecemburuan sosial keluarga, mengambil pisau dapur yang tergeletak di depan warung.

Pertikaian menggunakan senjata tajam terjadi di depan warung hingga AG berhasil menepis pisau. AG yang sudah berposisi di atas malah mengambil pisau dan menebaskan ke leher RN.

"Saya lagi makan berdua sama kakak di dapur, dia Datang datang langsung marah-marah karena saya sempet ngomongin," ucap AG pelaku pembunuhan di sela pemeriksaan penyidik, Selasa (8/1).

RN yang di ketahui pernah berurusan dengan polisi, mengalami luka parah di bagian leher. Pihak keluarga langsung membawa korban ke rumah sakit namun nyawanya tidak dapat tertolong.

"Pelaku ini awalnya membela diri karena kakaknya mencoba melukai dengan pisau. Sempat di lerai oleh kakaknya namun perkelaian berlanjut hingga AG menebaskan pisau ke kakak," ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian, kepada awak media.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pertikaian ketiga adiknya berlatar belakang karena kecemburuan sosial di dalam keluarga. RN yang kini menjadi korban merasa di anak tirikan oleh orang tuanya.

"Motif korban marah-marah ke pelaku, karena pelaku ini di percaya oleh orang tuanya mengendalikan masalah keuangan usaha keluarga" kata Kasat.

Untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban yang sempat di bawa ke rumah sakit setempat saat ini di bawa ke Sakit Sartika Asih di Bandung untuk dilakukan otopsi. Adapun paska kejadian, kedua pelaku di tangkap polisi pada pukul 01.00 WIB, Selasa (08/01)dini hari di kediamannya tanpa perlawanan.

Kini polisi masih melakukan penyidikan dan penyelidikan kedua pelaku untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku terancam pasal 170 dan 351 ayat 3 dengan ancaman kurungan maksimal 7 dan 12 tahun penjara. [yud]

Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Oded Resmikan Puskesos, Jalanan Harus Bebas Dari PMKS
Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00