Gandeng Badan Informasi Geospasial, Pemprov Jabar Kebut Penataan Kawasan Pertanian

Pemerintahan  KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 03:07:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Gandeng Badan Informasi Geospasial, Pemprov Jabar Kebut Penataan Kawasan Pertanian

Foto/Hunas Jabar

RMOLJabar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengebut upaya sinkronisasi data dengan peta terkait kawasan hijau pertanian di Jawa Barat, salah satunya adalah melalui kerja sama dengan Badan Informasi Geospasial, yang dulu bernama Badan Koordinasi Survei dan pemetaan Nasional (Bakosurtanal).

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa mengungkapkan, perubahan luas kawasan pertanian ini harus terus disinkronisasi hingga ke level pedesaan, guna mendapatkan angka yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Sesuai dengan adanya data dari pemerintah pusat pada bulan Oktober lalu, ini juga berimplikasi terhadap rencana produksi padi, sehingga hasil dari survei itu disimpulkan ada beberapa yang luas pertanian yang berubah dengan kondisi objektif di lapangan. Perubahan ini tentu harus di-break downsampai ke level desa," ucap Iwa, Rabu (9/1).

Dari hasil data survei pemerintah pusat, sambung Iwa, menunjukkan bahwa luas lahan pertanian Jabar telah berubah, tidak sesuai dengan kondisi objektif di lapangan.

"Alhamdulillah, kita sudah kerjasama dengan yang memang punya tupoksi disitu. Jadi seluruh data sudah sesuai baik itu pusat, provinsi dan kabupaten/kota, sehingga masyarakat nanti bisa mengetahui harus dimana dia investasi peternakan, pertanian dan sebagainya. Dan ini juga nanti bisa diakses secara digital, kita akan upayakan," paparnya.

Disinggung terkait angka pasti perubahan luas yang dimaksud, Iwa menuturkan bahwa sebagai bentuk kehati-hatian akan adanya kesalahan informasi, pihaknya belum bisa menyebutkan angka perubahan sebelum pendataan rampung.

"Karena datanya belum secara spesifik muncul, sehingga ini perlu disinkronkan. Kita akan sangat hati-hati setiap ada konversi yang menyebabkan nanti salah informasi teknis. Saya belum bisa menyampaikan karena itu yang membuat perdebatan cukup alot, dan itu memang sangat penting untuk Jawa Barat," paparnya.

Karenanya, Iwa menugaskan jajarannya untuk mengkoordinir pelaksanaan pemetaan.

"Saya sudah menugaskan Kepala Bappeda untuk mengkoordinir semua kepala OPD terkait khususnya untuk luas sawah, luas untuk kebun, dan juga untuk pertanian. Sehingga dengan demikian akan jelas pola pemanfaatannya nanti," tandasnya. [yud]




Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00