Eksekusi Di Kota Sukabumi Ricuh, Pemilik Rumah Histeris

Hukum  KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 13:24:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIK SUPRIADI

Eksekusi Di Kota Sukabumi Ricuh, Pemilik Rumah Histeris

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Proses eksekusi rumah atas nama Cecep Mahyudin di Kampung Tipar, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi berlangsung ricuh. Pihak keluarga pemillik rumah histeris, bahkan ada juga yang shock hingga dibawa ke rumah sakit.

Kericuhan lantaran pemilik rumah menolak proses eksekusi yang dilakukan Pengadilan Negeri Kota Sukabumi tersebut. Sebab, nilai harga lelang tidak sebanding dengan objek yang dijaminkan. Pasalnya di lahan seluas 1.750 meter persegi itu berdiri tiga bangunan rumah.

Petugas juru sita dari Pengadilan Negeri Kota Sukabumi Endryfan Fakartidza mengatakan, penyitaan dilakukan karena sudah ada keputusan inkrah mulai dari PN Kota Sukabumi hingga Mahkamah Agung. Dalam putusam tersebut yang memenangkan pemenang lelang atas nama Entat Sutatiah.

"Awalnya dari utang piutang antara pemilik jaminan dengan bank. Kemudiak bank melelang. Setelah inkrah, kita lakukan penyitaan. Proses sidang mulai dsri PN (Pengadilan Negeri) hingga MA. Pasca lelang dimenangkan oleh atas nama Entat Sutatiah yang memohon eksekusi pengosongan. Ketika mau pelaksanaan eksekusi muncul gugatan baru tapi itu tidak menghalangi proses eksekusi," ucapnya, Kamis (10/1).

Sementara pihak keluarga, menolak eksekusi karena menilai objek jaminan tidak sebanding dengan harga tiga bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 1.750 meter persegi. Proses gugatan terkait hal itupun masih proses di PN Kota Sukabumi.

"Dari satu sertifikat itu ada tiga objek rumah, nilainya bisa miliaran. Tapi hasil keputusan lelang nilainya sekitar Rp 650 juta, untuk diketahui proses mulai lelang sampai berganti kepemilikan atau sertifikat atas nama pemenang lelang keluarga tidak mengetahui, proses gugatan baru juga masih berjalan," ungkap Kuasa Hukum Keluarga Cecep Mahyudin Amirudin Rahman. [aga]

Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Oded Buka Road Show Senam 2018

Oded Buka Road Show Senam 2018

SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 09:21:00

Oded Resmikan Puskesos, Jalanan Harus Bebas Dari PMKS
Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Oded: Komunikasi Kunci Keberhasilan Pembangunan

SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 09:50:00