Alvara Research Center: Jokowi - Ma'ruf 54,3 Persen, Prabowo - Sandi 35,1 Persen

Politik  JUM'AT, 11 JANUARI 2019 , 16:43:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

Alvara Research Center: Jokowi - Ma'ruf 54,3 Persen, Prabowo - Sandi 35,1 Persen

Hasanuddin Ali/Ist

RMOLJabar. Elektabilitas pasangan Capres - Cawapres, Joko Widodo - Ma'ruf kembali mengungguli Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Pasangan dengan nomor urut 01 itu memperoleh persentase 54,3 persen, sementara nomor urut 02 hanya 35,1 persen.

Hal itu diketahui berdasarkan survei Alvara Research Center yang dilakukan pada 11 hingga 24 Desember 2018. Survei itu mengambil 1.200 responden usia 17 tahun ke atas di seluruh Indonesia.

CEO & Founder Alvara Research Center, Hasanuddin Ali mengatakan, tren elektabilitas kedua pasangan dari waktu ke waktu tidak mengalami perubahan signifikan. Di mana keduanya naik tipis dengan jumlah pemilih yang belum memutuskan/undecided voters menurun.

Bila dilihat dari soliditas pemilih, yaitu pemilih yang tidak mungkin berubah. Lebih dari 60% pemilih Jokowi-KH Ma’ruf Amin, dan juga pemilih Prabowo-Sandiaga, juga menyatakan tidak akan merubah pilihannya.

"Jika dibandingkan dengan survey-survey sebelumya, naik turunnya selisih (gap) elektabilitas diantara kedua pasangan calon cenderung tidak berubah, karena selalu berada dibawah margin error. Saat ini, pemilih sudah makin mengkristal menentukan pilihannya, hal ini juga terlihat dari semakin tingginya pemilih yang tidak merubah pilihan," kata Hasanuddin dalam keterangannya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jum'at (11/1).

Hasan, sapaan akrabnya, menjelaskan, di Jawa dan Sulawesi, pemilih yang belum memutuskan lebih dari 10%. Hal ini menjadi kerja keras bagi timses masing-masing kandidat untuk mempertahankan dan dapat memperbesar angka elektabilitas.

"Wilayah lain sekarang semakin sedikit pemilh yang belum memutuskan, timses masing-masing calon harus benar-benar dapat mempertahankan elektabilitas yang sudah didapatkan," ujar Hasan.

Di Sumatera, Prabowo-Sandi unggul (49,8%) dibanding Jokowi-Ma’ruf (41,3%), belum memutuskan (8,9%). Kedua pasangan naik dibanding hasil survey Oktober 2018 di Sumatera, dimana Prabowo-Sandi (44,6%) dan Jokowi-Ma’ruf (40%), belum memutuskan (15,4%).
 
Di Jawa, Jokowi-Ma’ruf unggul (59,9%) dibanding Prabowo-Sandi (27,5%), belum memutuskan (12,6%). Elektabilitas kedua pasangan stabil dibanding survei Oktober 2018 di Jawa, di mana Jokowi-Ma’ruf (59,1%) dan Prabowo-Sandi (29,2%), belum memutuskan (11,7%).
 
Di Bali Nusra, Jokowi-Ma’ruf unggul (60,6%) dibanding Prabowo-Sandi (30,3%), belum memutuskan (9,1%). Pasangan 01 naik sedangkan Pasangan 02 turun elektabilitasnya dibanding survey Oktober 2018 di Bali Nusra, Jokowi-Ma’ruf (57%) dan Prabowo-Sandi (39%), belum memutuskan (4%).
 
Di Kalimantan, Jokowi-Ma’ruf unggul (51,4%) dibanding Prabowo-Sandi (45,8%), belum memutuskan (2,8%). Elektabilitas kedua pasangan stabil dibanding survey Oktober 2018 di Kalimantan, Jokowi-Ma’ruf (50,9%) dan Prabowo-Sandi (43,6%), belum memutuskan (5,5%).
 
Sedangkan di Sulawesi, Jokowi-Ma’ruf unggul (47,7%) vs dibanding Prabowo-Sandi (40,7%), belum memutuskan (11,6%). Pasangan 02 naik elektabilitasnya dibanding survey Oktober 2018 di Sulawesi, Jokowi-Ma’ruf unggul (49,1%) dan Prabowo-Sandi (30%), belum memutuskan (20,9%).

Perlu diketahui, margin of error survei ini sebesar 2,88 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Sedangkan jumlah undecided voters sebesar 10,6%. Sebelumnya, Alvara Research Center juga telah melakukan survei nasional di bulan Agustus 2018 dan Oktober 2018. [gan]

Komentar Pembaca
Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

Tiga Kartu Jokowi Untuk Proyek

SELASA, 19 MARET 2019 , 19:00:00

Rapat Timses Bocor, Jokowi Sudah Enggak Laku

Rapat Timses Bocor, Jokowi Sudah Enggak Laku

SELASA, 19 MARET 2019 , 13:00:00

TNI Layani 4.153 Pengungsi Banjir Sentani

TNI Layani 4.153 Pengungsi Banjir Sentani

SELASA, 19 MARET 2019 , 08:00:00