Jawa Barat

Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja, BPJS Dorong Langkah Pemprov

Pemerintahan  SABTU, 12 JANUARI 2019 , 14:06:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja, BPJS Dorong Langkah Pemprov

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Provinsi Jawa Barat mendukung berbagai langkah terobosan yang akan dilakukan Pemprov Jabar untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja di Jawa Barat terutama melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Deputy Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Kuswahyudi mengungkapkan, bahwa semua program di BPJS Ketenagakerjaan baik yang terkait dengan iuran nantinya akan dikembangkan dan akan kembali lagi kepada pekerja.

"Nantinya kita akan berbuat suatu hal yang terkait dengan bagaimana caranya supaya pekerja tertarik menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Manfaat dapat dan hal lainnya dapat melalui kemudahan dan kemurahan," ucap Kuswahyudi di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (12/1).

Kusmayadi mengatakan, potensi pekerja informal di Jawa Barat mencapai 10 juta pegawai. Namun yang ikut serta BPJS Ketenagakerjaan baru sekitar 600 ribuan pekerja.

"Makanya kita akan buat nanti bagaimana supaya mereka tertarik dengan harga iurannya Rp16.800 dengan jaminan dua, kecelakaan dan kematian. Kalau pensiun ada nilainya lagi," ungkapnya dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar.

Sementara jumlah pekerja formal yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Jawa Barat, berjumlah kurang lebih 4,6 juta lebih pekerja.

Apabila di total, ungkap Kusmayadi, jumlah pekerja baik formal maupun informal yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan berjumlah sekitar 5,4 juta pekerja dari 20 juta pekerja yang ada di Jawa Barat.

"Makanya Pak Gubernur bertekad bagaimana supaya informal ini bisa ngga kita berikan sosialisasi supaya mereka mau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," tandasnya. [gan]

Komentar Pembaca