Begini Tanggapan Akbar Tanjung Soal Foto Asusila Ketum PB HMI

Politik  MINGGU, 13 JANUARI 2019 , 08:13:00 WIB

Begini Tanggapan Akbar Tanjung Soal Foto Asusila Ketum PB HMI

Akbar Tanjung/Net

RMOLJabar. Mantan Ketum PB HMI periode 1971-1974 Akbar Tanjung, angkat bicara soal foto-foto asusila yang menjerat Ketua Umum PB HMI 2018-2022 Respiratori Saddam Al-Jihad, yang sempat membuat geger kader HMI se Nusantara.

Akbar Tanjung menganggap, foto-foto yang sempat diperlihatkan kepadanya itu tidak langsung membuat dirinta percaya bahwa itu adalah Saddam Al-Jihad.

"Saya diperlihatkan foto (asusila diduga Saddam), terus terang saja respon saya yang pertama saya tidak langsung menganggap itu Saddam karena saya kira bukan Saddam, jika itu Saddam, jadi bagaimana kita bisa membuktikan bahwa itu Saddam," kata Akbar Tanjung, dalam keterengan tertulis, Minggu (13/1).

Sehingga kata Akbar, keputusan Majelis Pengawas dan Konsultasi (MPK) Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB-HMI) memecat ketua umum PB HMI, Saddam Al Jihad dinilai telah melanggar anggaran dasar organisasi.

Karena keputusan memecat Saddam, seharusnya memperhatikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.

"Saddam itu adalah ketum PB HMI hasil Kongres, kalau seandainya ada langkah-langkah yang dilakukan oleh katakanlah tokoh-tokoh HMI atau kader-kader HMI melalui suatu mekanisme yang tidak diatur dalam AD/ART berkaitan dengan soal posisi ketua umum PB HMI, tentu bisa dianggap tidak sejalan atau tidak sesuai," ujar Akbar, seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

Mantan Ketum Partai Golkar ini juga menekankan, jika perlu dilakukan pergantian jabatan ketua umum, harus melalui forum tertentu dan itu disepakati oleh pihak-pihak yang terkait sesuai aturan.

"Pengetahuan saya, instansi pengambilan tertinggi suatu organisasi adalah Munas, Kongres, Muktamar, yang juga mempunyai kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban pengurus dan sekaligus bisa bilamana perlu melakukan pergantian terhadap pengurus," demikian Akbar. [yud]




Komentar Pembaca