Warga Mengeluh Tanggul Sungai Ambles

Peristiwa  RABU, 16 JANUARI 2019 , 06:26:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Warga Mengeluh Tanggul Sungai Ambles

Yoseph Umarhadi/RMOLJabar

RMOLJabar. Longsornya tanggul Sungai Ciwaringin di Blok Rembes Desa Tegal Gubug Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon semakin memprihatinkan. Pasalnya kondisi jalan yang amblas dapat membahayakan pengguna jalan.

Anggota Komisi V DPR RI, Yoseph Umarhadi bersama jajaran BBWS Cimanuk-Cisanggarung, Pemerintah Kecamatan Arjawinangun dan Kuwu Se Kecamatan Arjawinangun meninjau lokasi longsor tersebut.

Yoseph Umarhadi mengatakan, dirinya mendapat laporan dari Pemerintah Desa Tegal Gubug bahwa di bantaran sungai Ciwaringin yang merupakan akses jalan menuju ke pasar terjadi longsor yang sudah mengkhawatirkan dan membahayakan bagi pengguna jalan.

"Pemerintah Desa mendesak saya datang di lokasi ini untuk melihat dari dekat dengan mata kepala sendiri bagaimana kondisi tebing sungai Ciwaringin ini yang memang sudah kritis dan sudah sangat layak untuk ditangani," ujar Yosep kepada awak media di lokasi longsor, Selasa (15/1) kemarin

Selain itu, masih banyak masalah terutama banjir di 5 Desa yang ada di Kecamatan Arjawinangun, contohnya Kebonturi, Jungjang yang mulai terkena banjir akibat mampetnya pintu air di wilayah Arjawinangun 2.

"Untuk itu, saya mengajak jajaran BBWS Cimanuk Cisanggarung, Camat, Kuwu untuk melakukan penanganan secara darurat yang akan ditangani terlebih dahulu supaya tidak semakin habis jalan ini, akan tetapi penanganan yang permanen juga akan kami tangani. Meskipun anggarannya lewat kami ada di sisa-sisa lelang," jelasnya.

Hal senada diungkapkan PPK PJSA BBWS Cimancis, Uki. Dia mengatakan, longsornya bantaran sungai ini ada beberapa faktor yang sangat berpengaruh, yaitu faktor sampah dan debit air yang tinggi.

"Sampah yang mengandung plastik bisa juga dapat menyebabkan menarik tanggul itu", ujar Uki didampingi Tim OP BBWS Cimancis.

Uki menjelaskan, jika dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan penanganan darurat.

"Penanganan darurat dilakukan oleh Tim OP BBWS Cimancis," jelas Uki.

Akan tetapi, lanjut Uki, untuk penanganan permanen harus ada kajian-kajian, mulai dari uji tanah, desain, dan yang paling penting anggaran.

"Khusus penanganan darurat, kami akan pakai cerucuk bambu atau Dolken. Insya Allah minggu depan kami lakukan penanganan di sini," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:28:40

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad