KPU Kota Cirebon Seleksi 48 Calon Relasi

Politik  KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 15:33:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

KPU Kota Cirebon Seleksi 48 Calon Relasi

Foto/RMOLJabar

RMOLJabar. Relawan Demokrasi (Relasi) mulai direkrut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon. Sekitar 48 orang masuk dalam berkas pendaftaran. Mereka diseleksi melalui 2 gelombang atau tahap.

Dari pantauan RMOLJabar, seluruh peserta pendaftar Relasi diseleksi wawancara oleh 3 Anggota KPU, diantaranya Dedi Khoerudin (Divisi Sosialisasi dan SDM), Hasbi Falahi (Divisi Hukum dan Pengawasan) dan Mardeko (Divisi Tekhnis dan Logistik).

Divisi Sosialisasi dan SDM Dedi Khaerudin menyebutkan, quota yang tersedia sebenarnya 55 orang untuk 11 basis. Melihat data yang masuk hanya 48 orang, maka kata Dia, akan dilakukan rekruitmen kembali untuk menambahkan 7 orang. Sebab, beberapa lembaga dan institusi strategis yang sudah pernah dimintai perwakilan, belum mengirimkan keterwakilan seperti basis kalangan Ibu-ibu PKK.

"Ini gelombang pertama, materi yang diujikan tentang integritas dan kemampuan agar diketahui mereka lebih cocok ke basis yang mana," kata Dedi Khaerudin saat ditemui di KPU Kota Cirebon, Kamis (17/1).

Tahapan selanjutnya, kata Dedi, setelah para peserta atau pendaftar tersebut dinyatakan lolos, baik yang ikut di gelombang pertama maupun kedua, masing-masing relawan demokrasi akan mendapatkan bimbingan tekhnis (bimtek).

Adapun materi-materi yang disampaikan yaitu berkenaan tentang 1. Pentingnya Demokrasi, Pemilu dan Partisipasi, 2. Pemahaman tehnis tahapan pemilu strategis, 3. Kode etik relawan, 4. Tehnik berkomunikasi dan materi lainya.

"Minggu depan kita sudah bimtek, bimtek tentang demokrasi, tahapan pemilu, juga cara berkomunikasi. Dan minggu ke-4 turun ke lapangan hingga tanggal 13 April 2019," jelas Dedi. [aga]

Komentar Pembaca
Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 10:00:00

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 07:00:00