Kota Bandung

PSI: Jokowi - Ma'ruf Kuasai Tema Debat Pertama

Politik  SABTU, 19 JANUARI 2019 , 11:44:00 WIB | LAPORAN: DZAKY RIJAL

PSI: Jokowi - Ma'ruf Kuasai Tema Debat Pertama

Ridwan Kurniawan/Ist

RMOLJabar. Debat pertama calon presiden dan wakil presiden yang membahas tema Hukum, HAM, Korupsi dan Teroris, pasangan nomor urut 01 menguasai materi dengan ditunjang data.

Hal itu disampaikan oleh Pengurus PSI Kota Bandung, Ridwan Kurniawan kepada Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (19/1).

Meskipun, kata Ridwan, dalam debat pertama ini kedua pasangan berhati-hati dalam menyampaikan pernyataannya.

"Dalam debat pertama ini, terlihat masing-masing capres sangat hati-hati dalam menjawab, namun debat pertama Jokowi sangat menguasai tema hukum, HAM, teroris, dengan adanya data," kata Ridwan.

Ia mengatakan, selama empat tahun Jokowi memimpin Indonesia, sempat berkali-kali membicarakan prestasi yang telah dibangun. Setidaknya bisa menangkal isu-isu hoaks yg selama ini beredar di masyarakat.

"Jokowi menujukan prestasi dari mulai rekruitment PNS secara sistematis, keterbukaan semua orang untuk bisa ikut mendaftarkan PSN, lalu permasalahan teroris berawal dari faktor ekonomi dan Jokowi memberikan solusi hadirnya program permodalan madani," papar Ridwan.

Menurutnya, keberhasilan Jokowi memenangkan Pilpres 2014 tidak lepas dari program Nawacita dengan tagline Revolusi Mental yang ditawarkan. Hal itu menjadi daya tarik rakyat Indonesia memilih Jokowi.

"Apa yg menjadi janji-janji Jokowi yg belum bisa di selesaikan seharusnya bisa disampaikan di debat pertama, dan memberikan kepastian kepada masyarakat apakah program Nawacita ini hanya berjalan sampai 2019, atau akan dilanjutkan ketika Jokowi diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin 5 tahun kedepan," tutupnya. [gan]

Komentar Pembaca
Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

Soal Lahan, Jusuf Kalla Bela Prabowo

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 19:00:00

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 10:00:00

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

#JokowiBohongLagi Dan Bukti-buktinya

SENIN, 18 FEBRUARI 2019 , 07:00:00