Tabloid Indonesia Barokah Akan Dipolisikan

Hukum  SABTU, 26 JANUARI 2019 , 20:56:00 WIB

Tabloid <i>Indonesia Barokah</i> Akan Dipolisikan

Foto/Net

RMOLJabar. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi tengah mengumpulkan data-data lapangan terkait penyebaran tabloid Indonesia Barokah. Pasalnya, Dewan Pers menyatakan tabloid 16 halaman yang memfitnah kubu pasangan calon 02 bukan produk jurnalistik.

Hal itu disampaikan Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP Partai Demokrat, Imelda Sari di sela-sela diskusi di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

Menurutnya, keputusan dari Dewan Pers tersebut bisa langsung dijadikan dasar pihak kepolisan untuk menindaklanjuti.

"Sudah meminta laporan dari daerah untuk melaporkan ke tim advokasi di bawah pak Sufmi Dasco dan tim yang akan membuat laporan resmi," kata Imelda.

Selain resmi membuat laporan ke polisi, tim advokasi BPN juga bakal mengadukan tabloid ini kepada Bawaslu. Hal itu dilakukan guna ditelaah apakah ada dugaan pelanggaran pemilu dalam pendistribusiannya menelan biaya Rp1,4 miliar.

"Kami akan cek apakah itu masuk dalam Gakkundu (Bawaslu), tapi yang jelas kami akan laporkan resmi ke kepolisian dulu," tegasnya seperti dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL. [gan]

Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00