Ditanya Soal Kebijakan Import, Enggar: Kamu Wartawan Mana?

Ekbis  KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 , 19:31:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Ditanya Soal Kebijakan Import, Enggar: Kamu Wartawan Mana?

Enggartiasto Lukita/RMOLJabar

RMOLJabar. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, merasa gerah atas pertanyaan-pertanyaan wartawan seputar import pangan. Sebelum menjawab, menteri dari Partai Nasdem ini menanyakan media tempat para jurnalis bekerja.

Pertanyaan-pertanyaan terkait import merupakan buntut dari banyaknya pemberitaan kebijakan Kementerian Perdagangan di sektor import.

Kejadian berawal ketika Enggar keluar dari gedung utama kegiatan Musyawarah Provinsi (Muprov) VII KADIN Jabar. Acara bertema 'Meningkatkan Sinergitas Dunia Usaha Dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Menuju Jabar Juara' mengambil tempat di Hotel Aston, Jalan Brigjen Dharsono No. 12C Kabupaten Cirebon, Kamis (7/2).

Sebelum keluar, awak media sudah menunggu Enggar. Namun Enggar menyempatkan diri melihat-lihat produk bazar yang dipamerkan perusahaan Anggota KADIN di kawasan hotel.

Dalam kesempatan itu, Enggar pun sesekali menjajaki produk minuman yang dipamerkan. Sebelum keluar meninggalkan bazar, Enggar di doorstop awak media. Di sela pertanyaan-pertanyaan wartawan, sebelum menjawab Enggar  menanyakan asal media kepada wartawan yang menyinggung soal import.

"Tadi katanya mau membuka kran impor ini pak, jeruk pak? Gimana pak?," tanya seorang wartawan.

Mendengar pertanyaan itu, Enggar sontak menanyakan identitas wartawan tersebut. Enggar mengklarifikasi, bahwa perencanaan import jeruk itu tidak benar.

"Siapa bilang mau membuka? Salah dengar. Ga ada. Kita tidak bisa melarang. Dan itu toh jelas sudah ada. Tetapi kita juga ini namanya, kalau namanya treading itu, perdagangan itu, ada import, ada eksport, jadi tidak benar," jawab Enggar.

"Kamu dari mana ini ?" tanya Enggar sembari menatap wajah wartawan.

Tak puas mendapatkan jawaban dari Menteri Perdagangan, wartawan mencoba untuk mengulang pertanyaan itu.

"Tadi?" tanya wartawan penasaran.

Enggar enggan melanjutkan jawaban. Enggar ingin memastikan identitas wartawan terlebih dahulu sebelum menjawab lebih lanjut.

"Engga, (kamu) dari mana ?" tanya ulang Enggar.

Dijawab oleh wartawan : "Dari Antara, pak," jawab wartawan.

Akhirnya, Enggar melanjutkan klarifikasi. Enggar memastikan tidak ada pemerintah pusat rencana membuka kran import jeruk.

"(Oh) dari Antara. Jadi clear betul, tidak ada akan," pungkas Enggar.

Tak cukup di situ, pertanyaan yang sama diutarakan Menteri Perdagangan saat dimintai keterangan soal rencana membangun industri di Rusia.

"Pak, ini Torabika katanya mau bangun di rusia pak?" tanya wartawan lainnya.

Terhadap pertanyaan ini, Enggar mencoba menenangkan wartawan. Soal Eksport dan Import. Menurutnya, hal yang wajar dalam dunia bisnis dan perdagangan.

"Tidak bangun di Rusia. (Tapi) eksport ke Rusia," kata Enggar.

Lalu, wartawan merasa masih belum cukup puas mendapatkan jawaban itu. Wartawan kembali mendesak Enggar untuk menjabarkan rencana eksport Torabika itu.

"Penjelasannya seperti pak?" tanyanya ulang.

"Dari mana (kamu) ini?" tanya Enggar.

"Saya dari Kompas TV pak," jawab wartawan.

"Kompas TV. Sudah diliput kemaren yang kita lakukan adalah meningkatkan eksport ke Rusia," kata Enggar.

"Tahun lalu seribu countener, tahun ini targetnya dua ribu countener. Kemudian rusia mengharapkan ada industri pabrik di sana. Tetapi Mayora akan lihat sesuai ekonomi skill nya. Berapa besar market yang bisa masuk di sana. Baru kita akan lakukan itu," lanjut Enggar.

Nampaknya wartawan Kompas TV masih penasaran dengan jawaban Enggar. Wartawan menanyakan sampai sejauhmana realisasi dari rencana eksport ke Rusia. Namun, dijawab Enggar bahwa tahun 2019 baru berjalan sehingga rencana itu belum bisa diketahui capaiannya.

"2019 baru aja mulai, beberapa bulan," killah Enggar menegaskan. [yls]


Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00